0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sudah Terima Ganti Rugi, 33 Hunian Belum Dibongkar

(Dok.Timlo.net)

Solo – Sebanyak 33 hunian di bantaran Bengawan Solo, Kampung Sewu belum dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Padahal pemilik rumah tersebut sudah menerima ganti rugi dari Pemerintah Kota Solo sejak lama.

“Sebagian sudah kita bongkar. Tapi ada 33 hunian yang belum karena berbagai kendala,” kata Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP, Arif Darmawan, Rabu (11/5).

Beberapa rumah misalnya, masih terdaftar sebagai pelanggan aktif PLN. Bahkan pemilik rumah tersebut mengajukan permohonan untuk tidak diputus dengan alasan rumah di lokasi lain belum selesai dibangun. Akibatnya, petugas Satpol PP tidak bisa membongkar rumah itu.

“Untuk itu kita akan rapat dengan dinas-dinas terkait kemudian mengirimkan surat kepada PLN agar memutus aliran listrik di sana,” kata dia.

Kendala selain masalah listrik di atas, ada sebagian rumah yang seharusnya dibongkar namun menempel di hunian lain yang berstatus hak milik (HM). Bila rumah tersebut dirobohkan akan merusak rumah berstatus hak milik tersebut.

“Hal itu akan kami bicarakan dengan Dinas Tata Ruang Kota (DTRK). Nanti solusinya seperti apa,” lanjutnya.

Ia menambahkan, ada beberapa warga yang mengajukan penundaan. Namun dengan tegas Pemkot Solo menolak permohonan tersebut. Pasalnya, area bantaran sungai tersebut seharusnya sudah steril dari hunian agar proyek normalisasi sungai bisa segera dijalankan.

“Dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo sudah minta supaya di situ segera steril,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge