0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KBM Lima Hari Melelahkan, Dewan : Kembalikan Enam Hari

(Ilustrasi) Kegiatan belajar mengajar di kelas (dok.merdeka.com)

Klaten — Komisi IV DPRD Klaten merekomendasikan pemberlakuan kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk dikembalikan ke enam hari. Meskipun dasar dari pelaksanaan KBM lima hari adalah surat edaran (SE) Gubernur Jawa Tengah.

“Banyak orangtua siswa yang mengeluhkan KBM lima hari. Selain melelahkan, peserta didik sering kali mengurangi kegiatan KBM saat hari Sabtu,” ujar anggota Komisi IV DPRD Klaten, Much Nurcholis Madjid, Rabu (11/5).

Kendati program sudah berjalan hampir satu tahun, menurut dia, SE bernomor 420/006752/2015 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Pendidikan pada Satuan Pendidikan di Provinsi Jateng jenjang SMA dan SMK bisa dijalankan selama lima hari atau tidak. Namun ternyata dari sumber daya manusia dan sebagainya belum siap.

“KBM lima hari itu tidak wajib. Eksekutif sudah kami beritahu agar mengembalikan enam hari sekolah. Selanjutnya, tinggal keputusan bupati,” kata Nurcholis.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, Pantoro, mengaku siap mengevaluasi KBM lima hari sekolah. Namun pihaknya memerlukan kajian yang mendalam terlebih dahulu sebelum beralih kembali ke enam hari sekolah.

“Pada prinsipnya, kami siap mengkaji dan mengevaluasi pembelajaran lima hari sekolah. Tapi kan lima hari sekolah ini baru setengah perjalanan kok sudah disuruh dipindah lagi,” ucap Pantoro.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge