0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tolak TPA Troketon, Bupati Diminta Cari Solusi

foto: Aditya
Bupati Klaten Sri Hartini, berbaju batik dan mengenakan penutup kepala merah, menemui pendemo penolak TPA Troketon (foto: Aditya)

Klaten – Bupati Klaten Sri Hartini meminta semua pihak ikut terlibat mengatasi persoalan sampah di Klaten. Hal itu terkait demo ratusan warga asal tiga desa di Kecamatan Pedan yang menolak pendirian TPA Troketon.

“Mari bersama-sama, mbok ayo dirembug sing apik (dibahas yang baik). Sampah ini mau dipiyekke (bagaimana). Saya juga tidak mau merugikan warga,” kata Sri Hartini di hadapan pendemo, Rabu (11/5).

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi pendemo dari warga Desa Troketon, Desa Kaligawe, dan Desa Kalangan ini sempat memanas. Pasalnya, mereka ingin bertatap muka langsung dengan Bupati Klaten Sri Hartini agar memberikan kepastian tidak melanjutkan pengembangan TPA Troketon.

Namun lantaran hanya ditemui Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten, Jaka Sawaldi dan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Klaten, Purwanto Anggono Cipto, pendemo sempat memblokir Jalan Pemuda sebanyak dua kali. Sebab, saat itu Sri Hartini tengah berada di Desa Bawak, Kecamatan Cawas menyalurkan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH).

Ditanya soal tuntutan warga merevisi Perda Kabupaten Klaten No 11 Tahun 2011, Sri Hartini menegaskan, revisi harus dilakukan dengan melibatkan jajaran legislatif. Sebagai eksekutif dirinya tidak dapat merevisi maupun membatalkan perda secara sepihak.

”Saya baru tiga bulan (jadi Bupati). Tapi di Troketon sudah diperdakan. Kalau harus dibatalkan atau dibubarkan, saya tak rapat dulu dengan legislatif,” tandas dia.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge