0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi Beri Sinyal Percepatan Infrastruktur Bandara Kulon Progo

dok.merdeka.com
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi sinyal untuk percepatan pembangunan Bandara Internasional di Kulon Progo, Yogyakarta. Nantinya, bandara tersebut akan menggantikan Adisucipto yang sudah overload.

Saat ini Adisucipto melayani 3,5 juta penumpang. Padahal kapasitas idealnya hanya 1,5 juta penumpang saja.

“Peningkatan kapasitas di bandara baru ini akan memberikan dampak dan nilai tambah pada perekonomian daerah, khususnya DIY dan sekitarnya” ucap Presiden, seperti rilis yang diterima Timlo.net, Rabu (11/5).

“Saya mendengar pembangunan Bandara Kulon Progo ini sudah direncanakan cukup lama. Sudah banyak yang menunggu-nunggu. Tapi di lapangan kita tahu belum dimulai pengerjaannya,” tambah Jokowi.

Untuk itu, Presiden ingin mendengar sudah sejauh mana proses pembangunan bandara ini dan kendala-kendala yang dihadapi. Lebih lanjut Presiden menekankan agar semua bergerak cepat untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur. Karena jika ditunda-tunda lagi, maka infrastruktur Indonesia akan semakin jauh tertinggal dari negara-negara lain.

Mantan Walikota Solo ini juga berpesan agar pembangunan bandara tidak hanya untuk 5-10 tahun akan datang, tapi kalau bisa sampai 30-50 tahun ke depan.

“Dan terintegrsi dengan moda transportasi lainnya, baik bus maupun kereta api,” tegasnya.

Bandara Jogja nanti, akan menjadi pintu masuk untuk mengejar target 2 juta wisman ke Joglosemar. Saat ini wilayah yang merupakan pusat kebudayaan Jawa itu, baru mengantungi 250 ribu wisman. Kalah jauh dibandingkan Angkorwat yang lebih kecil dan lebih muda dibandingkan Borobudur.

“Kita hanya seper sepuluhnya saja, dari Angkorwat yang sudah di angka 2,5 juta kunjungan,” kata Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge