0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kronologi Tewasnya Dokter Via Saat Diamuk Gajah

drh Esthi Octovia Hapsari dan gajah di WGM (dok.timlo.net/facebook)

Wonogiri — Jajaran Polres Wonogiri telah melakukan olah kejadian perkara di lokasi obyek wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM), Rabu (11/5). Polisi pun menyatakan jika korban, drh Oktavia Esthi Warahapsari, murni mengalami kecelakaan kerja.

“Saat kejadian korban bersama tiga rekannya,yang dua orang itu kebetulan juga pawang gajah tersebut,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean melalui Kasubag Humas  AKP Gunawan.

Dokter hewan Oktavia Esthi Warahapsari (25) merupakan warga Dusun Gemawang RT1/RW1, Desa Nadi, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri. Sedang peristiwa itu sendiri terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

“Dia mengalami kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban meninggal dunia yaitu terinjak gajah jantan yang bernama Panamtu di lapangan WGM,” ujarnya.

Dari informasi yang diperoleh polisi di lokasi kejadian menyebutkan, saat kejadian, korban bersama tiga rekan kerjanya, Arif (30), Hasan Umar (40) dan Febri Wicaksono sedang menjalankan aktivitas rutin selama gajah tersebut ada di WGM.

“Sekira pukul 07.00 WIB, ke gajah dibawa kelapangan untuk latihan adaptasi dengan pawang masing-masing. Sampai dilapangan jam 07.15 WIB. Gajah Sari (betina) didampingi Febri, dan Gajah Panamtu (jantan) didampingi pawang Umar dan Arif,” katanya.

Selang beberapa saat kemudian, korban bermaksud memfoto gajah jantan yang berusia 20 tahun dan memiliki bobot 5,5 ton, yang berjarak satu meter di depannya. Saat itu gajah tersebut tengah dinaiki oleh pawang Arif.

Namun, tiba- tiba saja gajah tersebut menyeruduk korban dan mengenai tubuhnya. Korban langsung terpental dan tersungkur sekitar dua hingga tiga meter. Karena goncangan itu, pun pawang Arif juga terjatuh.

“Setelah korban jatuh, korban sempat ditolong dua orang pedagang,” jelasnya.

Setelah ditolong pedagang, bukannya lari tapi korban bermaksud mengambil handphone (HP) yang terjatuh. Namun gajah masih berusaha menyeruduk korban. Pawang gajah kemudian memberi aba-aba agar korban berlari.

“Namun nahas, saat korban diajak lari, korban terpeleset, gajah kemudian mengambil ancang-ancang mundur untuk menyerang. Gajah menyerang korban dan mengenai tubuh, korban kemudian tersungkur, pawang kemudian menggiring kedua gajah  ke kandang,”  terangnya.

Korban pun kemudian dilarikan ke RSUD Sudiran Mangun Sumarso. Namu nyawa korban tidak terselamatkan.

“Korban mengalami luka parah pada bagian dada, perut dan punggungnya, bahkan ada beberapa tulang rusuknya patah,” tandasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge