0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ban Lebih Lebar dari Bodi Kendaraan Sangat Membahayakan

timlo.net/achmad khalik
Iwan Sentosa Djasmoro, Wakil Owner PT Usaha Baru Ban (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Mengendarai sebuah kendaraan tak hanya dipandang dari unsur estetika belaka, melainkan juga segi kenyamanan dan safety pengendara. Saat ini banyak, diantara penggila modifikasi yang merombak kendaraannya tak sesuai aturan atau spesifikasi dari pabrikan. Hasilnya, safety kendaraan serta kenyamanan juga sangat berkurang.

Modifikasi tak hanya dilakukan pada bodi ataupun cat kendaraan, melainkan telah merambah pada ban kendaraan. Tak jarang, bagian utama komponen mobil ini diganti melebihi standar yang dianjurkan.

“Lihat saja, kalau pas dijalan itu kan banyak, mobil modifikasi yang menggunakan tapak ban lebih lebar dari spesifikasi pabrikan. Hasilnya, safety dan kenyamanan juga akan berkurang,” terang Iwan Sentosa Djasmoro, Wakil Owner PT Usaha Baru Ban saat berbincang dengan Timlo.net.

Jika melakukan hal tersebut, kata Iwan, selain membahayakan bagipemilik mobil sendiri juga berbahaya bagi orang lain. Mengingat, lebar ban telah ditentukan pabrikan berada didalam bodi mobil supaya kerikil atau batu yang terbawa oleh gesekan ban dengan jalan tidak terlempar keluar.

Namun, lanjut Iwan, beda ceritanya jika kendaraan tersebut hanya digunakan untuk kontes semata. Namun belakangan ini, makin banyak kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi tersebut berkeliaran di jalan Kota Solo.

“Biasa dibayangkan, ketika ban diganti menjadi lebih lebar atau melewati bodi kendaraan maka akan melemparkan kotoran jalan baik ke mobil sendiri atau pengendara jalan yang lain. Dan ini sangat berbahaya,” terang Iwan.

Dirinya menyarankan, supaya mobil yang memiliki tapak lebih lebar dari standar pabrikan hanya digunakan sebagai kontes modifikasi. Bukan untuk aktifitas harian atau terjun kejalanan di Kota Solo.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge