0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tolak Penebangan, Pohon Cemara di Manahan Diselimuti Kain Batik

Pohon cemara di Manahan dislimuti kain batik (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Sejumlah anggota Forum Kota Solo melakukan aksi menyelimuti pohon cemara dengan menggunakan kain batik di kawasan depan Plasa Stadion Manahan, Solo, Selasa (10/5). Upaya ini sebagai bentuk menentang kebijakan Pemerintah Kota Solo yang berencana ingin merobohkan pohon guna kepentingan pembangunan.

“Kami sangat menentang rencana Pemkot yang ingin merobohkan pohon berusia puluhan tahun ini guna kepentingan pembangunan,” terang pegiat Forum Kota Solo, Miftachul Arozaq.

Aksi yang dilakukan dengan cara menyelimuti pohon cemara menggunakan kain batik jenis Sidomukti ini, kata Miftachul, sebagai simbol supaya pohon tersebut tetap lestari dan memberikan keteduhan hingga akhir nanti. Total pohon yang diselimuti menggunakan kain batik mencapai delapan yang berada persis di depan Plasa Manahan. Tak hanya itu, pohon lain yang berada di kawasan Stadion Manahan juga turut diselimuti.

“Total keseluruhan ada sekitar 17 pohon,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Heri Prayitno, menilai langkah Pemkot menebang pohon cemara yang ada di kawasan Plasa Manahan kurang tepat. Pasalnya, pohon yang ada dikawasan tersebut memiliki fungsi sebagai peneduh dan penambah oksigen lantaran Jalan Adi Sucipto sangat padat oleh kendaraan bermotor.

Lha pohon ini kan penghasil oksigen kalau siang hari. Disamping itu juga menyaring CO2 yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor. Kalau ditebang, kan sangat sayang sekali. Suasananya jadi panas, serta polusi makin pekat,” terang warga Jebres tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge