0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bocah SD Gantung Diri Sempat Timbulkan Kecurigaan Polisi

Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Wonogiri — Kasus gantung diri yang dilakukan Adriansah (10) bocah SD, asal Keluruhan Kasihan, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, Minggu (8/5), sempat menimbulkan kecurigaan polisi. Namun setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, kecurigaan tersebut terpatahkan.

“Saat ini orangtua korban masih shock. Karena pertama kali yang menemukan anaknya tewas tergantung di dalam gudang hasil bumi rumahnya, jadi kami belum bisa mengorek keterangan dari pihak keluarganya,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean melalui Kapolsek Ngadirojo AKP Budiyono, Senin(9/5).

Sejak awal polisi ke lokasi kejadian gantung diri sudah mempunyai kecurigaan. Meskipun kecurigaan tersebut akhirnya tidak terbukti.

“Waktu kejadian ayahnya kan di sawah, sudah kita konfirmasi semua ke sawahnya sama siapa saja,” ujarnya.

Kemudian, saat diminta keterangan, ayah korban mengaku bahwa selama ini penghasilannya memang pas-pasan. Selain itu, ayah ataupun keluarga korban juga jarang memarahi korban. Hal ini diperkuat keterangan saksi dari warga sekitar bahwa keluarga tersebut tidak pernah bermasalah.

“Kecurigaan kita itu, masak anak 10 tahun sampai nekat begitu. Biasanya kan minta apa begitu lalu tidak dituruti sama orang tuanya sudah itu saja. Tapi ya memang sampai saat ini dugaannya karena sakit maag dan sudah dua bulan ini belum sembuh,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge