0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Satpol PP Kewalahan Atasi Vandalisme

timlo.net/ichsan rosyid
Vandalisme di gerbang taman monumen 45 Banjarsari (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Solo kewalahan mengatasi aksi vandalisme yang kian memprihatinkan. Tak hanya menyasar fasilitas umum, pelaku vandalisme juga kerap menjadikan bangunan-bangunan pribadi sebagai sasaran aksinya.

“Sudah banyak sekali. Bahkan gedung-gedung berstasus benda cagar budaya pun jadi sasaran,” kata Kepala Satpol PP, Sutarjo, Senin (9/5).

Selama ini pihaknya kesulitan menanggulangi aksi tak bertanggung jawab tersebut. Pasalnya, para pelaku sering bermain kucing-kucingan dengan petugas. Bahkan ada indikasi aksi vandalisme tersebut dikoordinir oleh beberapa kelompok massa.

“Itu sepertinya ada persaingan antara beberapa kelompok. Seolah-olah mereka cepet-cepetan menguasai satu lokasi,” kata dia.

Selain itu, Satpol PP juga kesulitan mengawasi setiap wilayah karena minimnya petugas untuk mengawasi seluruh kota. Kendati ada linmas, pelaku kerap melancarkan aksinya di malam hari ketika kebanyakan orang sedang tidur.

Pantauan di lapangan, vandalisme bisa ditemui hampir di setiap sudut kota. Mulai dari taman kota, pertokoan, hingga rumah-rumah pribadi. Pihaknya siap menindak tegas para pelaku. Untuk pelaku yang baru pertama kali ditangkap, akan dihukum mengecat ulang tembok yang menjadi sasaran aksinya. Namun bila sudah berkali-kali kedapatan melakukan vandalisme, ia tak segan-segan menindak sesuai peraturan yang ada.

“Kalau tertangkap, kita akan tindak tegas. Sesuai peraturan, pelaku diancam hukuman maksimal 6 bulan kurungan,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge