0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ribuan Sepeda Onthel Ramaikan Bandung

Bandoeng Laoetan Onthel (goowes.co)

Timlo.net – Ribuan sepeda onthel (sepeda angin-red) berkumpul di kota Bandung dalam even Bandoeng Laoetan Onthel. Acara tersebut digelar pada 6-8 Mei 2016 kemarin.

”Lapangan Gasibu di depan Gedung Sate dan di Jalan Dipenogoro dipenuhi ribuan sepeda klasik nan unik, kami menyebutnya dengan The International Veteran Bicycle Festival,” ujar Ketua Paguyuban Sapedah Baheula Bandoeng (PSBB), Yahya Johari, seperti rilis yang diterima Timlo.net, Senin (9/5).

Bandoeng Laoetan Onthel diramaikan lebih dari 20 ribu onthelis dari seluruh Tanah Air dan mancanegara, para ahli sepeda dan perwakilan komunitas sepeda di seluruh dunia, serta beberapa duta besar negara pendukung.

”Kegiatan ini juga menghadirkan penjualan onderdil sepeda kuno terbanyak beserta kostum unik terbanyak yang tentunya sangat langka dan jarang kita lihat,” bebernya.

Pada 6 Mei ada acara penyambutan undangan para onthelis Tanah Air dan internasional. Termasuk acara meet and greet Fongers Rijwielen dengan Jen A. Fongers. Keesokan harinya serangkaian kegiatan Bandoeng Laoetan Onthel siap menghibur para wisatawan yang datang ke Bandung.

”Mulai dari acara pembukaan, atraksi seni budaya Sunda, onthel lumping, musik rakyat, permainan, stand, kontes foto, teatrikal Bandung Lautan Api, renungan malam, rally onthel, sampai penampilan dari artis undangan,” ujar Aboy.

Sedangkan pada tanggal 8 Mei 2016, akan diisi dengan pawai kebudayaan, karnaval onthel, peragaan busana, pameran sepeda militer, coaching clinic, panggung rakyat, serta pembagian 1.000 iket sunda serta Fongers Time.

”Jadi kegiatan Bandung Laoetan Onthel digelar untuk ikut memperingati hari lahir Paguyuban Sapedah Baheula Bandoeng, serta peristiwa Bandung Lautan Api. Selain itu, juga mempererat tali silaturahmi di antara para onthelis se-Indonesia dan melibatkan komunitas onthel di dunia,” jelasnya.

Johari juga menambahkan, acara Bandoeng Laoetan Onthel rutin dihadiri tidak hanya onthelis Indonesia tetapi juga onthelis dari dunia. Diantaranya adalah Singapura, Malaysia, Thailand, dan bahkan dari negara Eropa seperti Belanda, Jerman, dan Rusia.

”Termasuk juga kolektor serta ahli sepeda klasik dunia seperti: Andre Koopmans, Jos Rietveld, Theo de Kogel, Otto Beajoun, Colin Kirsch, Ralph A. Boreham, dan Presiden International Veteran Cycling Association (IVCA) Alain Charles Albin Cuvier,” tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata Jawa Barat, Nunung Sobari mengaku senang dengan acara-acara kreatif yang digelar masyarakat di kota kreatif seperti Bandung.

“Semakin kreatif kota tersebut, maka semakin banyak wisatawan yang akan datang. Apalagi ini even international yang gaungnya ke luar negeri. Terima kasih kepada panitia yang selalu menjaga acara-acara yang klasik dan menarik, karena memang Bandung sangat kaya dengan ide dan kreatifitas,” katanya.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjelaskan, event seperti ini akan menaikkan pamor Kota Bandung sebagai salah satu pusat heritage. Kota-kota yang banyak peninggalan bangunan dan perlengkapan lama, juga menarik jika menghidupkan komunitas antiknya.

“Itu bisa menjadi atraksi tersendiri. Jakarta dengan Kota Tua, Jogja di Malioboro, Semarang dengan Kota Tua, Bandung, Surabaya, Malang dan lainnya adalah kota yang punya sejarah panjang dengan segala peninggalannya,” ungkap Arief Yahya. (*)

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge