0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Jayapura Beli Kapal Wisata

ilustrasi (www.moranyachts.com)

Timlo.net – Pemerintah Kota Jayapura makin intens mengembangkan pariwisata berbasis bahari. Sebuah kapal wisata senilai Rp 6 miliar dibeli. Kapal berkapasitas 120 penumpang itu nantinya akan beroperasi mengelilingi Teluk Humbold danTeluk Youtefa.

“Teluk Humbold kaya akan potensi wisata alam yang sangat menarik bagi wisatawan. Mulai dari dasar laut, pantai, tanaman mangrove, hutan lindung serta satwa yang ada di sana sangat menarik. Fenomena alam yang tidak terdapat di daerah lainnya,” papar Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano, kemarin.

Di samping itu, sepanjang teluk Humbold adalah kawasan permukiman sebagian besar masyarakat Port Numbay. Mulai dari kampung Kayu Batu, Kayu Pulau, Tobati, Enggros, Holte Kamp, Nafri, sampai daerah Skow. Dari paparan Benhur, masyarakat Port Numbay yang mendiami pesisir teluk Humbold ini mempunyai kebudayaan dan adat istiadat yang sangat khas seperti rumah adat, seni ukiran, tarian, tata cara pelantikan dan pernikahan keluarga kepala suku, maupun acara kedukaannya.

“Ini sangat potensial untuk dikembangkan sebagai wisata budaya. Karenanya Jayapura butuh kapal wisata,” katanya.

Kapal wisata yang dibeli Pemkot Jayapura itu kini dalam tahap pengerjaan. Nantinya, kapal wisata itu dikelola dinas perhubungan bekerja sama dengan dinas pariwisata kota.

“Saat ini kami sedang menyiapkan masyarakat yang kampungnya menjadi lokasi persinggahan bagi kapal wisata untuk menyediakan souvenir.Souvenir-souvenir itu nantinya akan dijual kepada para penumpang kapal.Mudah mudahan keberadaan kapal wisata milik Pemkot dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat,” jelas dia.

Setelah kapal wisata beroperasi, Benhur juga berniat menggarap pengembangan wisata kuliner khas Indonesia. Pantai yang ada di depan kantor gubernuran pun akan direklamasi untuk merealisasikan mimpi tadi.

“Panjang dan dana masih dalam perhitungan. Kami akan buat lokasi kuliner yang nyaman. Wisatawan yang datang ke Jayapura tidak hanya membayar untuk kelezatan sebuah makanan. Akan tetapi, panorama cantik yang mengarah ke laut,” terang Benhur.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge