0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hari Pertama UN SMP di Klaten, Tiga Siswa Tak Hadir

dok.timlo.net/aditya wijaya
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten Purwanto Anggono Cipto bersama Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) pada hari pertama Ujian Nasional (UN) tingkat SMP sederajat, Senin (9/5). Keduanya mendatangi SMPN 1 Klaten, SMPN 2 Klaten, dan SMPN 6 Klaten.

“Dari tiga sekolah itu, ada tiga siswa yang tidak mengikuti UN. Satu orang dari SMPN  1 Klaten karena sakit usai kecelakaan, dan dua orang lainnya dari SMPN 6,” ujar Kepala Disdik Klaten, Pantoro, Senin (9/5).

Dijelaskan, sebanyak 135 sekolah di Klaten menggelar UN SMP tahun ajaran 2015-2016 pada Senin-Kamis (9-12/5). Diantaranya, 65 SMP Negeri, 42 SMP swasta, 16 Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri, 9 MTs swasta, dan 3 SMP Luar Biasa (SMPLB). Adapun total peserta mencapai 18.004 siswa.

“Dari 135 sekolah itu, empat sekolah yakni SMPN 1 Klaten, SMPN 2 Klaten, SMPN 6 Klaten, dan SMPN 1 Delanggu, menyelenggarakan UN Berbasis Komputer (UNBK). Jumlah itu meningkat dibanding tahun seblumnya yang hanya digelar di SMPN 1 Delanggu. Sedangkan sisanya masih berbasis kertas,” jelas Pantoro.

Sementara itu, Kepala SMPN 6 Klaten, Wiyarto mengungkapkan, ada 266 siswa yang mengukti UNBK di sekolahnya. Dari jumlah itu, dua siswa tidak hadir meski pihaknya telah berusaha keras membujuk dan menjemput ke rumahnya.

“Sebenarnya ada tiga peserta enggan ikut ujian. Tapi setelah kita datangi ada seorang yang mau ikut ujian. Sedangkan dua siswa itu tidak mau ikut ujian karena yang bersangkutan sejak pelaksanaan ujian sekolah lalu tidak masuk sekolah,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge