0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga untuk Maksiat, Lapak Pedagang Dibongkar Satpol PP

dok.timlo.net/nanang rahadian
Satpol PP bongkar lapak di Baturan (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Sebanyak 7 lapak semi permanen di Baturan, Colomadu dibongkar Satpol PP Karanganyar, Senin (9/5). Lapak tersebut menempati bahu jalan dan taman di sekitar Perumahan Fajar Indah.

“Kami sudah melakukan peringatan secara lesan maupun surat resmi,” kata Joko Purwanto, Kasi Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat (Tibtranmas) Satpol PP Karanganyar, Senin (9/5).

Joko mengatakan, pihaknya juga telah mengundang para pedagang membahas masalah penertiban lapak di Kecamatan Colomadu beberapa saat lalu. Tiga pedagang dengan kesadaran sendiri membongkar lapaknya sedangkan 4 pedagang masih nekat berjualan.

“Terakhir tanggal 3 Mei kemarin kami datangi dan kami undur hingga hari ini (9/5),” kata Joko.

Joko menambahkan, Satpol PP menerjunkan 20 personel untuk mengawal pembongkaran. Pedagang melakukan pembongkaran sendiri dibantu personel Satpol PP.

“Awalnya memang laporan masyarakat yang mencurigai adanya lapak yang disalahgunakan untuk kegiatan maksiat,” jelas Joko.

Sementara itu Sutrisno, keamanan Perumahahan Fajar Indah mengatakan, lapak-lapak tersebut memang sudah ada sejak lama. Awalnya hanya berjualan dengan satu meja namun lama kelamaan mendirikan bangunan semi permanen.

“Katanya sudah ada ijin dari RW setempat,” katanya.

Sutrisno mengatakan, lapak-lapak tersebut berjualan dari pagi hingga malam hari. Bahkan ada yang nonstop 24 jam. Kebanyakan mereka berjualan makanan.

“Ada yang nonstop dan warungnya tertutup, mungkin itu yang membuat warga jadi curiga,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge