0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Contohlah Bunda Iffet Slank, Jika Anggota Keluarga Kena Narkoba

Bunda Iffet | dok.kapanlagi.com
Bunda Iffet (Bunda Iffet | dok.kapanlagi.com)

Solo – Sebanyak 2,2 persen rakyat Indonesia dan sekitar 1,92 persen warga Solo terkontaminasi narkoba. Deputi Bidang Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) Antar MT Sianturi memberikan tips apa yang harus dilakukan jika anggota keluarga ada yang terkontaminasi narkoba.

“Sekali kena, meski sudah direhabilitasi, kemungkinan untuk terkena lagi sangat besar. Tidak ada nasehat atau petuah ulama sehebat apapun yang cukup aman untuk benar-benar mencegah kambuh. Pengawasan keluarga dekat menjadi kunci sukses,” ujarnya saat berdialog dengan warga RT 03 RW 04 Sudiroprajan, Jebres, Solo, Minggu (8/5)

Sianturi mengambil contoh yang dilakukan Bunda Iffet, ibunda musisi Bimbim Slank. Dua personel band Slank Bimbim dan Kaka terjerat narkoba pada tahun 1996 sehingga band idola anak-anak muda itu nyaris bubar. Bunda Iffet selama empat tahun mengawasi mereka sekaligus bertindak sebagai manajer Slank, sampai Kaka dan Bimbim benar-benar lepas dari obat-obatan terlarang.

“Setelah itu, bahkan sampai sekarang, Bunda Iffet tidak melepaskan pengawasan. Kaka dan Bimbim itu bahkan tidak boleh memegang uang, kalau perlu apa-apa mereka tinggal ngomong. Jadi, sampai sekeras itu pengawasannya, meski secara mental kedua personel Slank itu sudah mantap menjauhi narkoba. Pengawasan tetap perlu, karena yang sudah pernah merasakan, mudah sekali tergoda,” ujar Sianturi.

Editor : Ari Kristyono

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge