0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rilis Buku, Munawir Aziz Ubah Pandangan Soal Pesantren

Peluncuran buku Pahlawan Santri Tulang Punggung Pergerakan Nasional (merdeka.com)

Timlo.net – Munawir Aziz meluncurkan sebuah buku berjudul Buku Pahlawan Santri Tulang Punggung Pergerakan Nasional di Perpustakaan Umum Pemprov DKI, Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. Buku ini merupakan kisah dari perjuangan para kiai yang telah berjasa kepada NKRI.

Dengan adanya buku ini, Munawir ingin memperlihatkan kepada publik bahwa Indonesia memiliki banyak Pahlawan Santri.

“Ada 29 tokoh kiai yang ditulis dalam buku ini. Itu belum semuanya. Ada kelompok santri-santri yang perlu kita munculkan. Jadi ingin menyeimbangkan narasi sejarah kebangsaan, santrinya tidak terlihat terutama pesantrennya,” kata Munawir, Sabtu (7/5).

Dalam buku ini juga, dia mencoba untuk mengubah pola pikir masyarakat awam soal pesantren dari berbagai perspektif. Sebab, selama ini anak pesantren atau santri identik dengan kelompok garis keras dan radikalisme.

“Saya mencoba pesantren dapat dipahami dari berbagai perspektif. Terutama sekarang Indonesia sedang digembor dengan ideologi kelompok-kelompok Islam dan garis keras,” ujarnya.

Munawir menambahkan, orang yang dianggap sebagai pahlawan santri memiliki tiga prinsip.

“Punya nasionalisme kepada Indonesia. Karakter moral yang bagus, dan punya nilai etik untuk berjuang. pahlawan sekarang di mana pun dia yang mempunyai nilai etik saya anggap sebagai pahlawan,” tandas Munawir.

Sementara itu, dalam testimoninya, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj mengatakan, perjuangan pahlawan santri merupakan perjuangan kebangsaan yang tercatat dalam tinta emas kemerdekaan Indonesia. Para kiai dan santri, kata dia, berjuang demi Indonesia merdeka.

“Dan mengabdi agar negeri ini menjadi baldatul thayyibah, negeri yang damai dan makmur,” ungkap Said.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge