0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Triyana Upayakan Toko Tradisional Mampu Bersaing dengan Toko Modern

Triyana (timlo.net - dhefi)

Solo – Perkembangan toko modern saat ini seakan sulit terbendung. Meski Pemkot telah berupaya maksimal dengan membuat sejumlah peraturan, namun tetap saja toko modern menjamur di sejumlah kawasan.

“Memang, persaingan saat ini makin ketat. Tak hanya harga saja, pelayanan antar toko juga menjadi pertimbangan para konsumen,” terang Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Solo (Disperindag) Kota Solo, Triyana, Sabtu (7/5).

Menjamurnya sejumlah toko modern tersebut mengakibatkan pelaku usaha toko tradisional merasa terhimpit. Bahkan, tak jarang pemilik toko tradisional gulung tikar lantaran konsumen mereka berpindah ke toko modern.

Saat ini, Pemkot melalui Disperindah Solo tengah berupaya supaya toko tradisional dapat bertahan di tengah persaingan usaha. Triyana menyimpulkan, pihaknya menahan laju toko modern dan memberikan bekal persaingan ekonomi dan pemberdayaan terhadap toko tradisional. Cara tersebut, direalisasikan dengan sistem kerjasama antara toko modern dan tradisional.

“Toko tradisional kita bekali, dengan cara pelayanan yang baik dan profesional. Toko modern juga diajak kerjasama untuk mengembangkan toko tradisional dengan cara mengambil sedikit untuk untuk dijual ke toko tradisional. Di sisi lain, kami menahan laju cepatnya perkembangan toko modern supaya tidak terlalu menjamur,” jelasnya.

Pihaknya berharap, dengan melakukan upaya tersebut toko tradisional dapat mengejar ketertinggalan dari toko modern. Sehingga, roda perekonomian di Kota Solo baik milik perseorangan maupun korporasi dapat berjalan seiring sejalan.

“Harapannya juga dapat terjadi persaingan yang sehat, antara toko modern dan toko tradisional,” katanya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge