0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPRD Tidak Setuju Pemkot Datangkan Lokomotif Baru

Sepur Kluthuk Jaladara (dok.timlo.net/dhefi)

Solo – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Solo tak sepakat dengan rencana Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo untuk mendatangkan lokomotif baru dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menemani kereta Jaladara. Mereka menilai, Jaladara belum dioptimalkan secara maksimal.

“Yang lama dioptimalkan dulu, jangan ngotot untuk menambah lah,” terang Anggota Banggar DPRD Kota Solo, Supriyanto, kemarin.

Seharunya, kata Supriyanto, Dishubkominfo berupaya maksimal dalam melakukan branding sekaligus pemeliharaan Sepur Kluthuk Jaladara yang dimiliki saat ini. Jika tidak dioptimalkan, akan sangat mubazir.

Apalagi, ditambah dengan kedatangan kereta yang baru. Justru akan menyedot anggaran untuk biaya perawatan.

“Kalau nambah lokmotif, konsepnya harus jelas. Semua harus terukur gak asal-asalan,” kata Supriyanto.

Sementara, Ketua Komisi III DPRD Kota Solo, Honda Hendarto memahami keinginan Dishubkominfo untuk menambah kereta kuno. Menurutnya, jumlah kereta kuno sebenarnya tidak menjadi permasalahan. Namun yang lebih penting adalah sisi pemeliharaan aset ketika Pemkot sudah memiliki tambahan kereta.

“Kalau memang tidak bisa merawat, lebih baik dipertimbangkan lagi untuk menambah,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dishubkominfo Surakarta Yosca Herman Soedrajad, mengatakan tambahan lokomotif baru diperlukan untuk menunjang Jaladara. Dia menyebut lokomotif kuno Jaladara tak lagi prima jika dipaksakan terus beroperasi dalam setahun.

“Kami optimistis ada peningkatan jumlah wisatawan seiring penambahan sepur kuno,” ucapnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge