0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nyaman Berlibur di Kota Solo dengan Pilihan Transportasi Sewa Mobil Solo

docar sewa rental mobil solo jogja semarang
()

Timlo.net – Sewa mobil Solo dapat menjadi salah satu alternatif terbaik untuk menikmati kota dengan sejarah panjang dalam sejarah Nusantara. Solo, disebut juga Surakarta Hadiningrat, telah lama menjadi salah satu kota penting di Indonesia.

Kota Solo terletak di sebuah lahan seluas 44,1 kilometer persegi dengan ketinggian tertinggi 105 meter dari permukaan laut. Pusat kota Solo terletak di ketinggian 95 meter dari permukaan laut.

Surakarta dilewati oleh sebuah sungai legendaris bernama Bengawan Solo. Sungai tersebut adalah sungai terpanjang di Jawa.

Bengawan Solo semakin menjadi ikon Kota Surakarta setelah dituangkan ke dalam sebuah lagu yang dibawakan oleh Alm. Maestro Keroncong, Gesang, dengan judul yang sama.

Karena terletak di dataran rendah, lahan di Kota Solo sangat cocok dimanfaatkan untuk tanaman pangan, sayuran, dan industri.

Beberapa komoditas tanaman yang dikembangkan adalah tebu dan tembakau. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu dan bergesernya kebutuhan masyarakat, banyak lahan di Kota Solo yang dimanfaatkan untuk kegiatan industri selain untuk perumahan penduduk.

Hal ini menyebabkan pariwisata alam di Kota Solo kurang berkembang. Sebaliknya, karena tata Kota Solo termasuk salah satu yang terbaik di antara kota-kota lain di seluruh Indonesia, pariwisata Kota Solo cukup bersinar yang berdampak juga pada berkembangnya bisnis sewa mobil Solo.

Berikut ini daftar wisata Kota Solo pilihan kami:

1. Kampung Batik Laweyan

Kampung Batik Laweyan adalah satu dari dua kampung batik di Surakarta yang telah terkenal sebagai lokasi wisata budaya. Destinasi wisata Solo ini dulunya bekas kediaman para seniman batik sejak jaman Kerajaan Pajang.

Laweyan adalah tempat pelaku industri batik rumahan beroperasi. Batik tradisional yang dibuat dengan cara manual masih bisa ditemui di sini. Batik dibuat dengan menggunakan malam (lilin) dan diwarnai dengan bahan alami. Batik diwarnai dengan cara dicelup ke dalam cairan pewarna alami.

Warga Laweyan bangga melestarikan batik yang telah menjadi warisan budaya tak benda menurut UNESCO ini. Mereka senantiasa melakukan langkah-langkah agar batik tetap lestari dan bisa menjadi komoditas pariwisata daerah Surakarta.

Di Laweyan, Anda bisa membeli kain batik langsung dari tempat pembuatan batik rumahan. Anda bisa langsung melihat sendiri cara pembuatan batik tulis maupun batik cap. Anda juga bisa membeli produk fesyen lainnya.

2. Kampung Batik Kauman

Selain Kampung Batik Laweyan, kampung wisata Kota Solo lainnya adalah Kampung Batik Kauman. Lokasi tempat kampung ini berdiri sekarang dulunya adalah tempat tinggal ulama-ulama dengan latar belakang beragam. Ada yang merupakan Penghulu Tafsir Anom, Ketip, Suronoto, Modin, dan Kaum. Kampung ini kemudian diberi nama Kampung Kauman karena penduduk mayoritasnya adalah warga Kaum.

Keahlian membatik diperoleh warga Kauman pertama kali dari pihak Keraton Kasunanan yang melatih mereka. Para warga diajari cara membatik selendang dan jarik. Mereka pun berkarya dan menghasilkan batik bermotif Keraton.

Sama seperti yang ada di Kampung Batik Laweyan, puluhan industri batik skala rumah tangga masih lestari. Selain melayani pembelian retail dari wisatawan yang berkunjung, mereka telah mempunyai langganan yang tersebar di seluruh dunia.

Wisatawan bisa menyaksikan langsung cara membatik di tiap-tiap industri rumahan dan bisa mempelajari cara membatik secara langsung di tempat tersebut. Dengan menyewa homestay, pelancong juga bisa merasakan bagaimana rasanya hidup dan bergaul dengan masyarakat Kauman.

Menggunakan jasa sewa mobil Solo akan memudahkan para pelancong untuk mengunjungi dua kawasan kampung batik di Kota Solo yang terbentang jarak sekitar 4,5 km.

3. Pasar Antik Triwindu

Kawasan Ngarsopuro di Solo sehari-harinya digunakan oleh warga Solo untuk bersantai. Di kawasan ini, terdapat satu pasar yang sudah terkenal hingga mancangera. Pasar Antik Triwindu adalah pusat jual beli barang-barang antik bekas. Barang-barang yang dijual di sini bervariasi. Yang penting, mereka memiliki suatu karakteristik unik sehingga dapat dikatakan sebagai benda antik.

Pasar Triwindu mendapatkan namanya dari KGPAA Mangkunegoro VII yang membangun pasar ini tahun 1939. Sebelumnya, KGPAA Mangkunegoro VII bermaksud membangun sebuah pasar di dekat Keraton Mangkunegaran sebagai peringatan dirinya yang telah berkuasa selama 24 tahun. Tri, berarti “tiga”, dan (se)Windu, berarti “delapan tahun”, dianggap tepat mewakili nama pasar ini.

Pasar Antik Triwindu menjual barang-barang antik dari seluruh dunia. Selain barang-barang yang diproduksi pada masa lalu, pedagang pasar antik juga menjual produk tiruan benda antik. Pengunjung biasa membeli produk tiruan ini untuk mewujudkan dekorasi ruangan yang terkesan antik tetapi harganya murah.

4.Pasar Klewer

Pusat jual beli produk tekstil terbesar di Jawa Tengah ada di Pasar Klewer. Memiliki sejarah panjang sejak jaman penjajahan Jepang, pasar yang diresmikan tanggal 9 Juni 1970 ini adalah tempatnya para pedagang dari luar daerah untuk menyetok dagangan mereka, terutama pakaian batik.

Seperti halnya pasar tradisional lainnya, pembeli bisa menawar saat ingin membeli sebuah produk. Budaya tawar-menawar yang unik ini menjadi poin plus untuk calon pembeli yang ingin membeli barang dengan harga miring.

Sebelum bernama Pasar Klewer, pasar yang terletak di dekat lintasan kereta api ini disebut Pasar Slompretan. Nama itu diambil dari suara terompet kereta api yang acapkali didengar pedagang. Nama Pasar Slompretan berubah menjadi Pasar Klewer ketika pemandangan pedagang yang menaruh dagangan kainnya di bahu hingga menjuntai (nglewer dalam bahasa Jawa) ke bawah menjadi fenomena sehari-hari di Jalan Supit Urang.

5.Pasar Gede

Pasar Gede adalah pasar terbesar di Kota Solo yang terletak di tengah-tengah kota. Selain menjadi pasar yang terbesar, Pasar Gede adalah pasar yang paling bernilai sejarah di Kota Solo.

Pasar Gedhé Hardjanagara dibangun oleh seorang arsitek Belanda bernama Ir. Thomas Karsten. Pasar ini selesai dibangun pada tahun 1930 dan telah mengalami beberapa kali renovasi. Karsten memadukan unsur bangunan khas Jawa dan Belanda dalam mahakaryanya tersebut.

Serangkaian peristiwa bersejarah pernah terjadi di area pasar ini. Pasar Gede pernah rusak saat Agresi Militer Belanda. Pasar ini juga menjadi korban saat konflik Reformasi 1999.

Letak Pasar Gede yang dekat dengan tempat bersejarah lainnya di Kota Solo, utamanya Balaikota Surakarta, membuat pasar ini sering dijadikan destinasi wisata Kota Solo yang utama. Daerah Pecinan, Kleteng Vihara Avalokitesvara Tien Kok Sie, dan Alun-alun kota berada dekat dengan lokasi Pasar Gede.
Kelima destinasi wisata kota tersebut di atas dapat dijangkau secara mudah dengan jasa rental mobil Solo. Kami menyarankan dua penyedia jasa sewa mobil Solo terpercaya yaitu Docar dan IxoTransport.

Docar adalah penyedia platform rental mobil yang dapat diakses dengan mudah melalui perangkat Android. Docar menyediakan banyak pilihan mobil dari rental-rental mobil di Solo. Calon penyewa yang membutuhkan jasa sewa mobil Solo dapat mengunduh aplikasi Docar secara gratis melalui Google PlayStore dan kemudian bisa menyewa mobil langsung dari perangkat ponsel masing-masing.

Sementara IxoTransport adalah penyedia jasa sewa mobil solo terbaik di Kota Solo. Salah satu produk unggulan ixoTransport adalah paket wisata Kota Solo. Paket wisata kota Solo akan memudahkan Anda untuk menikmati Kota Solo dengan cara yang efektif dan menyenangkan. Paket wisata Kota Solo yang dimiliki IxoTransport meliputi tur ke Keraton Kasunanan, Keraton Mangkunegaran, Kampung Batik Laweyan, Kampung Batik Kauman, Wisata Kuliner Solo, serta Oleh-Oleh Solo. (Adv)

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge