0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dari Jejer Wadon untuk Yuyun

timlo.net/ichsan rosyid
Aksi Komunitas Jejer Wadon untuk Yuyun di Bunderan Gladag (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Komunitas Jejer Wadon menggelar aksi keprihatinan atas peristiwa yang menimpa Yuyun (14) yang tewas setelah diperkosa bergiliran. Aksi digelar di depan Patung Slamet Riyadi, Gladag, Rabu (4/5). Dalam aksi tersebut komunitas pemerhati hak-hak perempuan itu mendesak kepolisian untuk segera menuntaskan kasus yang menjadi sorotan publik itu.

“Kami mendukung kepolisian untuk segera menuntaskan kasus tersebut agar pelaku bisa diberi hukuman setimpal,” kata salah satu peserta aksi, Elizabeth Yulianti Raharjo.

Aksi digelar sekitar 15 menit. Bergantian, beberapa peserta aksi membacakan puisi tentang hak-hak perempuan dan kekerasan yang sering menimpa mereka. Di belakang pembaca puisi, sejumlah pesrta lain membawa karton bertuliskan kata-kata keprihatinan untuk Yuyun.

Dalam aksi tersebut, Komunitas Jejer Wadon juga menuntut agar UU kekerasan seksual segera disahkan. Pasalnya, kasus-kasus kekerasan seksual sudah terlalu banyak terjadi. Sementara produk-produk hukum yang ada dinilai tidak cukup mengakomodasi permasalahan pelik tersebut.

“Banyak perilaku kekerasan seksual yang tidak bisa dijerat dengan hukum yang berlaku saat ini. Masalah-masalah lain yang terkait itu juga belum diatur,” kata peserta lain, Endang Listiyani.

Direktur Solidaritas Perempuan Untuk Kemanusiaan dan Hak Asasi Manusia (SPEK-HAM) itu menerangkan ada 15 jenis kekerasan seksual yang diketahui. Jumlah tersebut dimungkinkan bertambah seiring berkembangnya masyarakat.

Selain banyak jenis kekerasan yang belum bisa dijerat dengan perundang-undangan yang ada, banyak aspek lain yang belum diatur. Salah satunya adalah bagaimana merehabilitasi korban kekerasan seksual.

“Padahal itu penting sekali. Korban kekerasan seksual seringkali mengalami trauma berat dan itu butuh pendampingan,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge