0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Refreshing Pasca Disandera, Bayu Renang ke Umbul Cokro

dok.timlo.net/aditya wijaya
Bayu, ABK asal Dukuh Miliran, Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, Klaten membuang sial di aliran Kali Pusur (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Bayu Oktavianto (22), salah satu anak buah kapal (ABK) Brahma 12 yang menjadi korban penyanderaan kelompok Abu Sayyaf sudah kembali ke rumahnya sejak Selasa (3/5) kemarin. Untuk memulihkan diri, Bayu hanya berdiam di dalam rumah.

“Sejak kemarin belum keluar rumah Mas. Karena masih banyak kerabat yang datang mengucapkan syukur,” kata Bayu, warga Dukuh Miliran, Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, Klaten, Rabu (4/5).

Dari pantauan Timlo.net, sudah tidak ada lagi tenda biru dan kursi yang berdiri di pelataran rumah Bayu. Beberapa tetangga dan kerabat dari orangtua Bayu, Sutomo-Rahayu, masih terlihat hilir mudik. Namun sekitar pukul 13.30 WIB, Bayu berpamita hendak plesiran ke Objek Wisata Mata Air Cokro (OMAC), Kecamatan Tulung, Klaten.

“Ini mau renang ke Cokro (OMAC) dulu, Mas. Refreshing,” ucap Bayu seraya memasukkan handuk ke dalam tas.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat pertama kali menginjakkan kaki di kampung halamannya, Bayu justru menuju ke Kali Pusur yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya. Ia mandi dan membuang pakaian di sungai sebagai simbol membuang sial setelah disandera sejak 25 Maret 2016 lalu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge