0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tabrak Bus, Pedagang Sayur Tewas di Tempat

SImulasi penanganan korban kecelakaan lalu lintas (dok.timlo.net/nanin)

Karanganyar — Marimin (45) warga Dusun Tegal Rejo, Kelurahan Tunggulrejo, Kecamatan Jumantono tewas setelah bertabrakan dengan Bus PO Langsung Jaya, di Jalan Matesih-Karanganyar, Kelurahan Jantiharjo, Kecamatan Karanganyar, Selasa (3/4) dinihari. Marimin yang membawa bronjong diduga berusaha menghindari gundukan pasir sebelum bertabrakan.

“Kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.15 WIB. Marimin melaju dari arah Matesih (timur). Sedianya, dia akan berangkat berjualan sayur dengan mengendarai sepeda motor Mega Pro AD 2947 EF,” kata Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Suryo Wibowo, Rabu (4/5).

Sementara itu, lanjut AKP Suryo, dari arah Karanganyar (barat) melaju Bus Langsung Jaya AD 1679 BF yang dikemudikan Taman (40) warga Dusun Kutukan, Desa Ngadiluwih, Kecamatan Matesih. Bus tersebut baru saja menempuh perjalanan dari Jakarta. Korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak menyadari ada gundukan pasir yang berada di pinggir jalan. Karena hampir menabrak, korban berupaya menghindari.

“Karena terlalu ke kanan, korban langsung bertabrakan dengan Bus Langsung Jaya. Korban langsung terpental dan tewas di lokasi kejadian,” kata Kasatlantas.

Korban mengalami luka parah di bagian kepala. Sedangkan sepeda motor korban terseret bus hingga 15 meter. Dugaan sementara kecelakaan karena korban melaju terlalu ke kanan saat berusaha menghindari tumpukan pasir. Selain itu, korban melaju dengan kecepatan tinggi.

”Pengemudi bus sudah berusaha menghindari tabrakan sampai menabrak pohon. Tapi karena kecepatan tinggi, tabrakan tidak dapat dihindari,” terang AKP Suryo.

Pihaknya masih melakukan penyelidikan tentang penyebab pasti terjadinya kecelakaan ini. Ia mengimbau pengendara sepeda motor beronjong sayur untuk lebih behati-hati. Pasalnya, kecelakaan serupa juga terjadi di Jantiharjo belum lama ini.

”Pedagang sayur beronjong biasanya mengejar jam, jadi mereka ngebut. Saya minta untuk lebih berhati-hati,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge