0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Belajar di Kampung Matematika Gratis

Semangat belajar anak-anak kampung matematika (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Berbagai cara dilakukan agar kampung matematika tetap eksis. Salah satunya adalah dengan menyisihkan anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) oleh Pemerintah desa setempat untuk membiaya alat tulis.

“Kami belum memikirkan untuk menarik biaya kepada anak. Mengingat dalam KBM juga membutuhkan biaya peralatan,” kata Kepala Desa Bandardawung Suratno, Senin (2/5).

Dijelaskan, hingga saat ini Kampung Matematika masih eksis. Kegiatan belajar mengajar mata pelajaran matematika digelar setiap Selasa dan Jumat sore. Ada 400 anak yang menjadi ikut dalam KBM tersebut. Untuk tenaga pengajar ada 42 relawan. Mereka guru matematika PNS, wiyata bakti hingga pensiunan warga Bandardawung.

”Kampung Matematika dibagi menjadi 12 titik yang ditempatkan di rumah warga. Relawan pengajar tidak dibayar, mereka sukarela mengajar anak-anak,” imbuhnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono menjanjikan akan memberikan bantuan fasilitas pendukung. Mulai dari alat tulis belajar, alat peraga dan honor bagi relawan. Meski diakuinya, para relawan mengajar dengan sukarela. Terlebih, kampung tersebut dirintis oleh para relawan di desa tersebut.

”Pemkab akan memfasilitasi apa yang dibutuhkan, di APBD Perubahan nanti kita anggarkan,” tegasnya.

Dia berharap Kampung Matematika Bandardawung bisa menginspirasi desa lain. Sehingga kampung edukasi berkembang dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Karanganyar.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge