0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Segudang Prestasi dari Kampung Matematika

timlo.net/nanang rahadian
Semangat belajar anak-anak kampung matematika (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Pencetus Kampung Matematika, Muhammad Hadi Prakoso mengatakan, pembelajaran yang diterapkan di Kampung Matematika menggunakan metode hitung cepat. Metode tersebut sudah banyak dipakai di negara-negara maju. Dia mengklaim siswa didik di Desa Bandardawung bisa mengikuti metode tersebut.

”Metode ini tidak memandang siswa pandai atau bodoh. Semua bisa diajari, buktinya anak-anak bisa mengerjakan soal matematika dengan cepat. Satu soal hanya butuh waktu 10 menit,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Bandardawung Suratno mengatakan, Kampung Matematika Bandardawaung sudah dirintis sejak 2003. Awalnya ditemukan nilai ujian nasional matematika siswa SD di Bandardawung yang mendapat nilai 100. Prestasi tersebut terus berlanjut hingga akhirnya ditunjuk oleh Bupati Juliyatmono menjadi Kampung Matematika akhir 2015 lalu.

”Kegiatan belajar dibagi menjadi enam titik berdasarkan kelas. Saat ini ada sekitar 400 anak didik dan 42 relawan pengajar. Relawan tersebut adalah guru PNS, pensiunan dan wiyata bakti dari Desa Bandardawung,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge