0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Genjot MICE, Jumlah Wisatawan Mancanegara Ditargetkan Naik

portal.kemlu.go.id
Asisten Deputi Pengembangan pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika, Nia Niscaya (portal.kemlu.go.id)

Timlo.net – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mencari peluang untuk mendatangkan Wisman ke tanah air. Salah satunya adalah menggenjot program Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions (MICE). Karena itulah, Kemenpar mensupport kegiatan International Banking Confrence yang digelar di Bali beberapa hari lalu.

”Kemenpar mentargetkan MICE naik 10 persen di tahun 2019, saat ini masih di angka 5 persen,” ujar Asisten Deputi Pengembangan pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika, Nia Niscaya, kemarin.

Dari kegiatan yang digelar, dihadiri 150 oleh para bankir dari 14 negara yang tergabung dalam Mashreq International Bank yang berpusat di Uni Emirat Arab (UEA).

“Biasanya mereka mengajak keluarga, lalu tinggal lebih lama, perpanjangan ke Bali,” katanya.

Mashreq Bank tersebar di 9 negara yang ada di Eropa, USA, Asia dan Afrika. Mashreq Bank merupakan gabungan antara konvensional bank dan islamic bank.

Nia mengatakan, negara yang hadir di acara tersebut adalah Jordan, Lebanon, UEA, China, Pakistan, Bangladesh, Nepal, Turkey, dan masih banyak lagi.

”Sedangkan lima besar delegasi terbanyak berasal dari Bangladesh, Pakistan, Turkey, Tiongkok dan Nepal,” ujarnya.

Nia berharap, dukungannya di konfrensi tersebut mampu menjadikan Indonesia sebagai destinasi MICE unggulan yang berdaya saing global menjadi terealisasi.

Seperti diketahui, Data International Congress and Convention Association (ICCA), pada 2014 menempatkan Indonesia di ranking ke-42 dunia, dengan 76 event berskala internasional. Singapore di peringkat 29 dengan 142 event, Malaysia papan 30 dengan 133 event, dan Thailand di peringkat 33 dengan 118 event.

“Ini bagian dukungan kami terhadap program pak Menteri yang mentargetkan tahun 2020 naik ke posisi 8 Asia Pasifik,” ujar wanita yang ramah itu.

Sekadar informasi lagi, di ASEAN, peringkat kota yang paling diminati MICE nomor satu masih Singapore (142). Disusul Kuala Lumpur peringkat 8 (79 meetings), Bangkok di posisi 9 dengan 73 meetings, dan papan ke-15 baru Bali dengan 38 meetings.

Jakarta di papan ke-26 dengan 19 meetings, dan Jogjakarta papan ke-49 dengan 10 meetings.Jadi target 2020, adalah menaikkan peringkat Indonesia di Asia Pacific dari papan ke-12 menuju 5 besar, dari jumlah events 76 menjadi 150. Juga meningkatkan jumlah wisman MICE dari 5 persen, menjadi 10 persen, dan menaikkan jumlah pendapatan sebesar USD 2,5 Miliar.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge