0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jadi Tawanan Abu Sayyaf, Alfian Diperlakukan Dengan Baik

merdeka.com
(merdeka.com)

Timlo.net – Salah seorang sandera yang dibebaskan kelompok Abu Sayyaf, Alfian Evis Repi (36), menceritakan pengalamannya. Warga Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara ini bercerita, selama 37 hari disandera kelompok Abu Sayyaf, dia tidak pernah mendapat penyiksaan. Bahkan, dia juga mengaku diperlakukan dengan baik.

“Tidak ada. Semua diperlakukan dengan baik. Tidak ada yg dibeda-bedakan. Selain itu, tidak ada siksaan juga. Semua diperlakukan dengan baik selama kami di sana,” ungkap Alfian, Selasa (3/5).

Didampingi istrinya, Youla Repi Lasut (30), Alfian kembali menceritakan saat dia berpura-pura menjadi mualaf demi jaminan hidup. Sesungguhnya tidak ada keharusan atau paksaan untuk menjadi muslim, namun dia berfikir harus mencari cara agar tetap hidup. Salah satunya mengaku menjadi muslim dan ikut menjalankan ibadah salat berjamaah bersama kelompok Abu Sayyaf.

“Tidak ada paksaan, tidak ada tekanan apapun dalam ibadah. Kita mau salat silakan, enggak salat juga silakan. Tapi karena demi keselamatan kita bersama, nah itulah kita ikutin. Kalau waktu salat kita ikutin (salat) juga,” kata Alfian.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge