0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Diminta Kosongkan Lahan Waduk Cengklik

dok.timlo.net/nanin
Warga manfaatkan lahan Waduk Cengklik untuk menanam padi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali —  Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melalui pelaksana pengerukan waduk Cengklik, PT Aura Sinar Baru, Surabaya,meminta warga yang menggunakan lahan di areal waduk untuk segera mengosongkan. Menyusul, pelaksanaaan pengerukan sudah dimulai.

“Masih banyak warga yang belum mengosongkan lahan diareal waduk, padahal sudah kita pasang papan pengumuman,” kata Pelaksana Pengerukan Waduk Cengklik, Pardio, Selasa (3/5).

Lokasi yang paling banyak di kawasan Desa Sobokerto, Ngemplak dan Desa Senting, Sambi. Warga menanami lahan dengan tanaman padi, kacang tanah dan jagung. Padahal, pihaknya sudah meminta agar lahan dikosongkan tiap kali melakukan sosialisasi.

“Segera dikosongkan tanpa syarat,” tambahnya.

Diakui, ada sebagian warga pemanfaat lahan di waduk yang meminta kompensasi sebagai pengganti biaya tanam. Namun, pihaknya tidak bisa memenuhi persyaratan tersebut. Pasalnya, tanah yang dimanfaatkan warga merupakan tanah negara.

“Itu tanah negara, mestinya warga tidak boleh memanfaatkan,apalagi tanpa ijin,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang pemanfaat lahan di waduk Cengklik, Maulana warga Desa Sonokerto, Ngemplak, mengaku sudah lima tahun memanfaatkan lahan seluas 1500 meter persegi yang terletak di pinggir waduk. Lahan tersebut selama ini ditanami padi. Bahkan saat ini, tanaman padi miliknya baru berusia dua bulan.

“Saya sudah ajukan kompensasi, tapi tidak dipenuhi,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge