0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TMMD di Giriwoyo akan Rehab Masjid dan 10 RTLH

Bupati Wonogiri Joko Sutopo menyerahkan peralatan TMMD (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sudah 36 tahun, TNI membuktikan kemanunggalannya bersama rakyat. TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan satu buktinya dalam percepatan desa tertinggal.

“Kita sangat apresiasi dengan kinerja TNI, dalam menjalankan program TMMD,” ujar Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Selasa (3/5).

TMMD menurutnya, mampu memberikan manfaat dan berhasil mendukung percepatan pembangunan di pedesaan. Kegiatan fisik dan non fisik sangat mendukung pertumbuhan ekonomi, dan efektif menjadi sarana masyarakat di segala bidang.

“TMMD adalah kesetiakawanan dan cara merawat Indonesia adalah dengan sengkuyung atau gotong-royong,” ujarnya.

TMMD diharapkan dapat melepas belenggu kemiskinan, dapat menggali potensi desa, sekaligus bentuk daya tangkal ancaman terhadap NKRI.

“TMMD  diharapkan menjadi sebuah terobosan penanggulangan masalah lintas sektoral untuk mengurangi sekat antara pembangunan desa dan perkotaan dengan tetap mempertahankan kearifan lokal,” katanya.

Pasiter Kodim 0728/Wonogiri Kapten Inf Hengki Nurcahyadi mengatakan, kegiatan TMMD tahun ini digelar mulai  3-23 Mei 2016 di Desa Tukulrejo, Kecamatan Giriwoyo. Selama 21 hari TNI akan melaksanakan kegiatan fisik seperti pengerasan jalan sepanjang 1.775 meter, rehab 1 unit masjid, pembuatan 1 unit Poskamling, rehab 10 unit RTLH dan pembuatan jamban sebanyak 10 unit.

“Kegiatan tersebut menggunakan dana sebesar Rp 214 juta yang berasal dari APBD Provinsi sebesar Rp 205 juta dan swadaya masyarakat sebesar Rp 9 juta,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge