0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dibebaskan Abu Sayyaf, Alvian: Terima kasih Tuhan

Sandera Abu Sayyaf (merdeka.com)

Timlo.net – Para warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf masih tidak percaya kalau mereka bisa bebas. Seperti yang dialami Alvian Elvis Peti (36). Menurutnya, pembebasan ini seperti mimpi.

Suami Youla Repi Lasut (30) itu pun menceritakan detik-detik di mana para 10 ABK termasuk dirinya dibebaskan oleh kelompok militan Abu Sayyaf.

“Kita masih tidur dibangunin. Suruh beres-beres, kita pindah dari hutan itu jalan ke pantai, jalan lagi pindah pulau. Lalu mereka (penyandera) bilang, mungkin hari ini kalian kembali ke Indonesia,” cerita Alvian di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (3/5).

Dia bersyukur doanya dan 9 AKB lainnya dikabulkan Tuhan. Saat dilepas, berbagai rasa campur aduk.

“Ternyata doa kita selama ini didengar Tuhan. Puji Tuhan, saya bersyukur. Terima kasih Tuhan,” ucap Alvian.

Dalam kesempatan yang sama, dia menegaskan para ABK tak tahu persis proses negosiasi pemerintah dan kelompok Abu Sayyaf seperti apa. Termasuk kabar adanya tebusan yang dibayarkan pada Abu Sayyaf.

“Kami semua tak tahu soal proses negosiasi. Penting di pikiran kita ya harus selamat saja. Masalah tebusan kita enggak tahu, apa benar dibayar apa enggak. Saya enggak pernah lihat duit dalam proses pembebasan. Bahkan yang menjemput kami pertama kali, kita sama sekali tidak tahu menahu,” tutup Alfian.

Seperti diketahui, 10 Warga negara Indonesia (WNI) telah dilepaskan oleh kelompok Abu Sayyaf setelah lebih dari sebulan disandera. Mereka terbang dari Balikpapan ke Jakarta dengan menggunakan pesawat jet berlogo Victory News. Pesawat itu khusus tim kemanusiaan Surya Paloh di bawah pimpinan Victor B Laiskodat.Hiace.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge