0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PKMS Silver Jangan Dibuang, Karena Masih Bisa Digunakan

Ketua Komisi IV DPRD Solo, Hartanti (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Pemegang kartu Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) silver kini dapat sedikit bernafas lega. Pasalnya, Pemkot mengalokasikan dana hibah untuk jaminan kesehatan bagi warga rentan miskin tersebut.

“Masyarakat yang tidak mampu membayar biaya pengobatan (pemegang PKMS silver-red) dapat mengajukan bantuan hibah kepada Pemkot dalam hal ini adalah Walikota,” terang Ketua Komisi IV DPRD Solo, Hartanti, Senin (2/5).

Sejak awal tahun ini, nasib pemegang kartu PKMS silver tidak ada kejelasan. Pasalnya, Pemkot Solo tidak memasukkan pemegang PKMS silver ke dalam proses integrasi ke Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan. Sehingga, pemegang PKMS silver di Kota Solo mengaku resah. Hal ini, kata Hartanti mencuat dalam reses yang dilakukan Politikus PDI Perjuangan tersebut beberapa waktu lalu.

“Warga banyak berkeluh kesah tentang penggunaan PKMS silver ini. Lalu, saya sampaikan ke Walikota dan ditindak lanjuti dengan alokasi dana hibah,” jelas Hartanti.

Disinggung terkait proses pencairan dana tersebut, Hartanti mengaku masyarakat yang berobat dan rawat inap wajib memiliki kwitansi pembayaran rumah sakit atau Puskesmas. Lalu, seluruh kwitansi tersebut disampaikan kepada Walikota dengan menggunakan surat permohonan dana hibah. Nantinya, Walikota akan membuat disposisi kepada Dinas Kesehatan Kota (DKK).

“Sudah, hanya itu saja syaratnya. Nanti DKK dengan Bappeda (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah) akan memverifikasi warga tersebut. Apakah benar penduduk Solo dan apakah benar-benar sakit,” jelas Hartanti.

Setelah memasuki tahapan verifikasi, lanjut Hartanti, pemegang PKMS Silver dapat langsung mencairkan dananya ke Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA). Langkah mudah tersebut sengaja dilakukan agar masyarakat yang rentan miskin benar-benar segera terbantu untuk mendapatkan layanan kesehatan yang memadai.

“Namun perlu diingat, batas maksimal pencairan mencapai Rp 5 Juta. Ini sudah menjadi aturan bagi penerima dana hibah,” katanya.

Senada anggota Komisi IV Reny Widyawati juga merasa keputusan menggunakan dana bansos sebagai solusi sementara pemegang PKMS Silver sudah tepat.

“Jadi PKMS yang silver ini masih berguna, jangan dibuang dulu,” kata Reny.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge