0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengoplos Elpiji 3 Kg di Boyolali Masuk Pelanggaran Berat

Pengoplos elpiji bersubsidi bakal terkena sanksi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Tersangka pemilik usaha pengoplosan gas elpiji bersubsidi 3 kg, Putra Dimas Pamungkas (31) warga Dusun Mojoasri, Desa Sawahan, Ngemplak, Boyolali, ternyata namanya tercatat sebagai pangkalan resmi dari distributor PT Vindo Tama. Dimas terancam mendapat sanksi dari PT Pertamina atas perbuatanya tersebut.

“Sanksi terberat adalah pencabutan ijin usaha,” kata Area Manager Communication and Relation PT Pertamina Jateng-DIY, Suyanto, Senin (2/5).

Namun, untuk menjatuhkan sanksi pencabutan ijin usaha tersebut, pihaknya harus investigasi. Investigasi oleh Pertamina akan mengutamakan dampak dari pelanggaran distribusi terhadap keamanan suplai barang. Dijelaskan, aksi mengoplos elpiji 3 kilogram ke dalam tabung 12 kilogram yang dilakukan Dimas masuk dalam tindakan mencuri barang subsidi.

“Ini jelas dilarang dan masuk pelanggaran berat,” tambahnya.

Untuk tindak lanjut, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah dalam hal ini Pemkab Boyolali. Pertamina perlu berkoordinasi dengan pemkab sebagai pihak yang memiliki kewenangan pengawasan.

Di sisi lain, Kasi Distribusi Bidang Perdagangan Disperindag Boyolali, Sri Wahyuni, menjelaskan. pengawasan terhadap distribusi barang bersubsidi terutama elpiji 3 kilogram terkendala tim pengawas. Pihaknya hanya memiliki 3 staf yang harus mengawasi distribusi gas elpiji bersubsidi 3 kg di seluruh distributor dan pangkalan di wilayah Boyolali.

“Fokus pengawasan kita masih terbatas pada alokasi,apakah sampai ke pangkalan atau tidak,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Boyolal, AKBP Budi Sartono mengeskan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan distributor sebagai saksi untuk melengkapi data-data pendukung terutama terkait perizinan, menyusul tersangka mengantongi ijin resmi pangkalan elpiji bersubsidi 3 kg.

“Kita akan minta keterangan terkait ijin usaha tersangka,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge