0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jumlah PNS Boyolali Selisih 183 Orang, kok Bisa?

dok.timlo.net/nanin
PNS Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Boyolali melakukan pengecekan menyusul adanya selisih jumlah PNS yang diterima dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN), ternyata ada selisih sebanyak 183 orang. Hasil pendataan ulang yang masuk di BKN mencapai 11.047 PNS, sementara data di BKD Boyolali adalah 10.969 PNS.

“Iya memang ada selisih jumlah antara BKD dengan BKN,” kata Kabid Perundang-undangan dan Informasi BKD Boyolali, Sutaryono, Senin (2/5).

Dari hasil pengecekann akhirnya terdeteksi, selisih jumlah tersebut dikarenakan beberapa hal. Diantaranya, sudah meninggal dunia, pensiun, terlibat kasus hukum dan memasuki masa pensiun. Selain itu juga ditemukan, PNS yang pindah masuk atau keluar Boyolali, namun data mereka masih tercantum di BKN. Padahal yang bersangkutan sudah terdata di daerah asal atau tujuan.

“Yang memasuki masa pensiun atau bebas tugas (BT) ternyata juga banyak yang tidak melakukan pendaftaran ulang,” tambahnya.

Hasilnya, dari rekonsiliasi yang dilakukan BKD, hanya tersisa dua orang PNS, yang kemudian setelah dilacak yang bersangkutan juga sudah mengajukan BT pensiun dini dan sudah menerima SK dari Bupati. Sehingga lanjut Sutaryono, sudah tidak ada persoalan lagi terkait PU PNS di Boyolali.

“Sudah sinkron sekarang jumlahnya,” ungkapnya.

Jumlah PNS di Boyolali per April 2016 mencapai 10.969 PNS. Mayoritas berada di Disdikpora yakni mencapai 60 persen.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge