0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Solo Alokasikan APBD untuk Tes Urin PNS

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menyerahkan sampel urin kepada petugas BNNP untuk langsung dites di tempat (dok.timlo.net/ichsan rosyid)
Solo — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berambisi mensterilkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungannya dari Narkoba. Hal itu ditunjukkan dengan pernyataan Walikota FX Hadi Rudyatmo untuk mengalokasikan APBD untuk tes urin di lingkungan Pemkot Solo secara mendadak.
“BKD (Badan Kepegawaian Daerah) sudah kita minta untuk menyiapkan tes urin mendadak. Semua aparat pemerintah mulai dari walikota sampai paling bawah harus bebas Narkoba. Termasuk guru-guru juga,” terang pria yang akrab disapa Rudy itu, Senin (2/5).
Mengenai nilai anggaran yang dialokasikan, Rudy menyatakan belum bisa menyebutkan angka pasti. Pemkot Solo masih membicarakan hal itu dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah.
“Ini masih proses. Kita kan belum tahu berapa biaya tes urin per orang. Kita koordinasikan dulu dengan BNNP,” terangnya.
Sementara itu, Kepala BDK Solo, Hari Prihatno menyatakan pihaknya siap memfasilitasi BNNP untuk menggelar tes urin dadakan di lingkungan Pemkot Solo. Mengenai sangsi yang akan diterapkan, akan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran.
“Kalau memang sudah parah bisa dipecat,” kata dia.
Seperti diberitakan sebelumya, sebanyak 200 pejabat dan PNS Pemkot Solo menjalani tes urin dadakan usai Upacara Hari Pendidikan Nasional 2016. Tes yang baru pertama kalinya diadakan di lingkungan Pemkot Solo  itu terwujud setelah Rudy berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mengadakan tes urin dadakan di lingkungannya secara bertahap.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge