0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Meski Sudah Bebas, Keluarga Belum Bisa Komunikasi dengan Wendi

Aktivitas para sandera usai dibebaskan (merdeka.com)

Timlo.net – Pasca pembebasan 10 warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf, para korban belum diperkenankan bertemu dengan keluarga. Salah satunya, anak buah kapal Brahma, Wendi Rakhadian.

“Alhamdulillah Wendi bebas, tapi kami baru bisa melihat wajahnya di televisi, hingga sekarang kami belum bisa menghubunginya,” kata Ayah Wendi, Aidil di Padang, Senin (2/5).

Aidil mengaku informasi kebebasan Wendi diperoleh dari televisi dan seluruh keluarga menyambut bahagia.

“Kami berharap segera bisa bertemu dengan Wendi minimal bisa berkomunikasi dulu,” harapnya.

Lebih jauh Aidil menuturkan, saat informasi pembebasan Wendi diterima, banyak kerabat yang berkunjung ke rumah.

Aidil mengatakan terakhir berkomunikasi dengan anaknya pada 23 Maret 2016, saat itu Wendi memberi kabar bahwa sedang berada di perbatasan laut Malaysia menuju Filipina.

“Kapal yang diawaki anak kami bermuatan batu bara dan ini merupakan pelayarannya yang keempat sementara sebelumnya tidak ada masalah,” paparnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan pesawat yang mengangkut 10 warga negara Indonesia disandera oleh kelompok perompak Abbu Sayyaf di Filipina sudah mendarat di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, pada Minggu malam.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge