0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anjing Gila Mengganas, Warga Resah

merdeka.com
anjing diberi vaksin rabies (merdeka.com)

Timlo.net — Warga Desa Pudau Bersatu, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dibikin resah. Desa setempat sebelumnya termasuk daerah bebas rabies. Belakangan, seorang anak diserang dan digigit anjing gila. Bahkan seorang warga kampung tetangga, tewas paska gigitan anjing mengidap virus mematikan itu.

Baru-baru ini, Viktorius Panji, bocah laki-laki berusia 3 tahun yang tinggal di desa yang berbatasan dengan Desa Pudau, diketahui ikut diserang dan digigit anjing gila di bagian kepalanya saat tengah asyik bermain di halaman rumahnya.

Lukanya cukup parah, setelah sempat dirawat di Puskesmas, akhirnya dia dirujuk ke RSUD Agoes Djam Sintang. Kepalanya dijahit hingga 32 jahitan.

“Ya anak saya digigit anjing, saat sedang bermain. Waktu itu, saya dan bapaknya, lagi di ladang. Sempat dibawa ke Puskesmas, kemudian ke rumah sakit,” kata ibu kandung Panji, Rosiana Wati, Jumat (29/4).

Dinas Peternakan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sintang melansir, korban serangan dan gigitan anjing gila di 2 desa, yakni Desa Pudau Bersatu dan Desa Kupan Jaya, tercatat mencapai 22 orang.

Seorang warga kampung, Acui (59), tewas paskagigitan anjing gila di jari tangan kirinya. Belakangan diketahui, Acui enggan berobat lantaran keterbatasan biaya.

Kedua desa itu, sulit diakses. Jalan darat yang ada, hanya mampu dilalui roda dua, berjarak sekitar 45 kilometer dari pusat kota Kabupaten Sintang.

“Anjing yang terinfeksi rabies, sudah masuk ke sini (Sintang), membuat daerah ini jadi terancam. Tentu yang perlu diwaspadai adalah kalau ada gigitan anjing, bisa segera melapor, membawa korban ke Puskesmas dan rumah sakit,” kata Kabid Peternakan Dinas Peternakan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sintang, Wiryono, Jumat (29/4).

[bal]

Sumber : merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge