0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gudang Pengoplos Gas Elpiji Digerebek

timlo.net/nanin
Polres Boyolali grebek gudang pengoplos gas elpiji di Desa Sawahan, Ngemplak, Boyolali, Jumat malam (timlo.net/nanin)

Boyolali — Jajaran Polres Boyolali mengerebek sebuah rumah yang digunakan sebagai gudang untuk mengoplos gas elpiji. Ratusan tabung gas elpiji tiga kilogram dan 12 kilogram diamankan. Pemilik gudang, Putra Dimas Pamungkas (31) warga Mojoasri, Desa Sawahan, Ngemplak, juga turut diamankan.

“Tiga karyawanya juga kita amankan, semua masih kita lakukan pemeriksaan,” kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Muhammad Kariri, Jumat (29/4) malam.

Selain tabung gas, petugas juga mengamankan segel plastik tabung gas palsu dan alat-alat yang digunakan untuk mengoplos gas elpiji. Modus yang dilakukan pelaku, memindahkan isi gas elpiji tiga kilogram ke tabung gas elpiji 12 kilogram. Satu tabung gas 12 kilogram diisi empat tabung gas elpiji tiga kilogram. Gas oplosan ini dijual ke wilayah Boyolali.

“Sudah satu tahun dia beroperasi, keuntungan perbulan mencapai Rp 50 juta,” tambah Kariri.

Terungkapnya gudang oplosan gas elpiji dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas di gudang milik Dimas. Selain itu, warga juga sering mencium bau gas dari gudang.

“Dari laporan masyarakat kemudian diselidiki unit intel dan kita lakukan pengrebekan malam ini,” imbuhnya.

Sementara, Dimas dan tiga karyawanya langsung digelandang ke Mapolres Boyolali. Mereka dijerat Pasal 62 ayat (1) Juncto Pasal 8 huruf a, b, dan c UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan atau Pasal 32 ayat (2) Juncto Pasal 30 UU Nomor 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal.

“Ancaman hukuman lebih dari lima tahun atau denda Rp 200 Miliar,” tandas Kariri.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge