0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hari Buruh, Perusahaan Diminta Liburkan Karyawan

dok.timlo.net/nanin
Buruh pabrik (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Forum Komunikasi Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) Boyolali, meminta perusahaan untuk menghentikan aktivitas atau meliburkan karyawanya saat Hari Buruh, Minggu (1/5). Libur total pada May Day menjadi bentuk solidaritas bagi kaum buruh.

“Tanggal 1 Mei adalah hari libur bagi buruh,” kata Ketua FKSPN Boyolali, Wahono, saat mengikuti Rakor Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Kegiatan Masyarakat Menyambut Hari Buruh Dunia, di Mapolres Boyolali, Jumat (29/4).

Meski diakui dan sangat disayangkan, masih adanya perusahaan yang melakukan aktivitas produksi saat Hari Buruh dengan perhitungan lembur. Pihaknya mendesak Dinsosnakertrans untuk menginstruksikan seluruh perusahaan di Boyolali menghentikan aktivitas produksi.

Sementara itu, Pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Boyolali, Kadarwati Eddyani Kartikasari, menjelaskan ada sebagian perusahaan tekstil terutama spinning yang mesinnya harus selalu berputar 24 jam. Sehingga kemungkinan besar hari Minggu besok masih ada perusahaan yang tetap produksi.

“Kemungkinan ada perusahaan yang tidak bisa meliburkan total pekerjanya,” jelasnya.

Disisi lain, Kapolres Boyolali, AKBP Budi Sartono, berharap perusahaan bisa menghormati dan bersolidaritas kepada buruh. Apalagi serikat buruh sudah bersiap dengan aksi damai. Pihaknya juga sudah siap mengamankan kegiatan May Day di Boyolali. Ada beberapa lokasi yang akan menjadi pengamanan prioritas, yakni pemberangkatan 70 anggota FKSPN dari Kantor Sekretariat FKSPN Boyolali ke Semarang untuk aksi di depan Kantor Gubernur Jateng serta kegiatan sarasehan tripartit di Pendapa Kabupaten Boyolali.

“Kita siap mengawal anggota FKSPN ke Semarang,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge