0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menaker: Penuhi Mayday dengan Kegembiraan

Menaker Hanif Dakhiri (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dakhiri berharap peringatan Hari Solidaritas Buruh Indonesia (Mayday) pada Minggu 1 Mei benar-benar menjadi hari kegembiraan bagi pekerja pada khususnya dan publik pada umumnya

Menurut Hanif, peringatan Mayday 2016 ini bisa dipenuhi dengan berbagai bentuk kegembiraan sebagai bentuk perayaan seperti melalui jargon Mayday is Holiday.

“Kita mendukung inisiatif berbagai kalangan yang menyerukan mayday sebagai holiday, jadi Mayday is a holiday! Kirimkan video Mayday is a holiday secara sukarela agar kita penuhi Mayday dengan kegembiraan,” kata Hanif kepada wartawan di kantor Kemenaker Jakarta, Kamis (28/4).

Turut hadir mendampingi Hanif, staf khusus Huda dan Miftah, Sekjen Kemenaker Abdul Wahab Bangkona, Dirjen PHI dan Jamsos Haiyani Rumondang, Dirjen Binalattas Khairul Anwar, Plt Dirjen PPK dan K3 Maruli H, Kepala Barenbang Sugiarto Sumas, Karo Umum Sumarno dan Plt Karo Humas Helmiati Basri.

Ditegaskan, perjuangan buruh merupakan sesuatu yang mulia dan bisa semestinya dilakukan secara baik. Oleh karenanya, Ia menyerukan kebaikan atau kebajikan dengan cara yang baik juga. Tujuan yang baik kata politikus PKB ini harus dicapai dengan cara yang baik.

Mayday is a holiday bisa terus menjadi semangat dari teman pekerja. Kita ingin mengubah persepsi sekaligus paradigma di masyarakat yang sering mendapatkan stigma negatif dari masyarakat. Misalnya demo identik macet, sweeping bahkan anarkis,” jelasnya.

Hanif juga meminta publik tidak khawatir terhadap perayaan Mayday karena diyakini akan berjalan lancar dan kondusif. Selain itu Serikat Pekerja (SP)/Serikat Buruh (SB) juga berkepentingan menjalankan kegiatannya secara kondusif.

“Di kalangan pekerja bisa dipahami kalau Mayday diisi dengan berbagai kegiatan positif dan kegembiraan yang menguatkan kebersamaan sebagai anak bangsa,” imbaunya.

Pihaknya akan melakukan dialog untuk mencari berbagai terobosan dalam rangka menyelesaikan masalah ketenagakerjaan yang ada.

“Kita mendorong semakin kondusif dan mendorong peningkatan kompetensi, agar yang menganggur bisa dapat kesempatan dan ketrampilan sehingga masuk ke pasar kerja. Sedangkan yang sudah bekerja meningkatkan kompetensi sehingga daya saing dan upahnya meningkat,” katanya.

Dirinya mengajak pimpinan SP/SB, Federasi SP/SB, Apindo agar mampu menumbuhkan motivasi dan tekad membangun kekuatan pekerja/buruh untuk meningkatkan harkat dan martabat serta kesejahteraan pekerja/buruh dengan keluarganya.

Menaker mengungkapkan hingga saat ini total anggota jumlah SP/SB di Indonesia 2.717.961 yang terdiri dari konfederasi SP/SB sebanyak (9), Federasi SP/SB (108) dan SP/SB (7.294).

[hrs]
Sumber: merdeka.com
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge