0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Permohonan Kartu Kuning Melonjak

Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Wonogiri, Edy Triyono (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri – Permohonan pembuatan kartu kuning atau AK1, melonjak hingga 50 persen. Sebagian besar pemohon merupakan remaja yang akan lulus SMA sederajat di tahun ini.

“Pemohon kartu kuning ini akan meningkat terus, bahkan sampai kelulusan pun masih ada pemohon,” ungkap Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Wonogiri, Edy Triyono, Kamis (28/4).

Menurutnya, peningkatan berlangsung sejak memasuki pekan ketiga April ini. Pada hari biasa, dalam satu hari hanya ada 30 sampai 40 pemohon. Namun, saat sekarang sudah melonjak hingga 50 persen mencapai 60 hingga 70 pemohon. Hal ini didasarkan pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

“Setiap tahun menjelang UN maupun kelulusan sekolah, dipastikan ada peningkatan permohonan kartu kuning. Biasanya akan terus meningkat hingga beberapa hari setelah kelulusan,” ujarnya.

Dikatakan, kartu kuning akan mereka gunakan untuk bekerja di wilayah perantauan. Biasanya terpusat di Ibukota Jakarta, sebagian lagi menyebar di Jabodetabek.

Para pemohon itu, menurutnya berangkat ke wilayah perantauan seusai menerima surat lulus. Mereka berangkat biasanya tidak sendirian. Melainkan ikut dengan famili atau kerabat yang sudah terlebih dahulu merantau.

“Pola yang terjadi di Wonogiri memang seperti itu. Jadi saat musim lulusan sekolah, banyak anak muda yang merantau. Dengan kata lain, tingkat kaum boro akan semakin bertambah,” imbuhnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge