0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tes Urin, Banyak Anggota Dewan yang Mangkir

timlo.net/agung widodo
Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo dan Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Denny Marantika sedang periksa tensi sebelum melakukan donor darah (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Forum pimpinan daerah (Forpimda) Sragen bareng-bareng melakukan tes urin. Namun sayang, sejumlah anggota DPRD Sragen enggan mengikuti langkah para pimpinan daerah tersebut.

“Kita ikut berperan memerangi narkoba di Sragen. Kita sama-sama memberikan contoh bahwa narkoba perlu ditanggulangi,” kata Ketua DPRD Sragen, Bambang Samekto, Kamis (28/4).

Selain oleh Ketua DPRD, tes urin yang berlangsung di Gedung DPRD Sragen itu diikuti oleh Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo, Dandim 0725/Sragen, Letkol Inf Denny Marantika, Danyon 408/Suhbrasta Letkol Arm Andy Bagus Diyan Arika, Kepala Kejaksaan, Herrus Batubara, Ketua Pengadilan Agama dan Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatap Prabawanto.

Bambang menyatakan, sebenarnya tes urin pada hari itu tidak hanya untuk Forpimda, tapi juga anggota dewan yang lain. Namun dari jumlah total 45 anggota DPRD Sragen, hanya 38 orang yang hadir. Tapi sayangnya tidak satu pun anggota dewan yang melakukan cek urin. Mereka hanya datang untuk mengikuti Rapat Paripurna DPRD.

Dikatakan, memang rencana tes urin tersebut tidak disosialisasikan sebelumnya ke anggota dewan. Mereka tahunya kegiatan donor darah.

Sementara Kapolres Sragen, AKBP Ari Wibowo mengapresiasi kepada langkah ketua dewan yang berani menggelar tes urin dimulai dari pimpinan daerah. Langkah ini disebutnya sebagai revolusi mental pejabat Sragen.

Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo dan Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Denny Marantika sedang periksa tensi sebelum melakukan donor darah.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge