0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengawasan Kos-Kosan Perlu Libatkan Masyarakat

dok.timlo.net/achmad khalik
Ketua Komisi IV DPRD Solo, Hartanti (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Pengawasan tempat pemondokan atau rumah-rumas kos perlu turut serta melibatkan masyarakat. Jika hanya satu arah atau dari Pemkot semata maka pengawasan yang dilakukan tidak akan maksimal.

“Masyarakat perlu dilibatkan, minimal tingkat RT,” terang Ketua Komisi IV DPRD Solo, Hartanti, Kamis (28/4).

Hartanti berpendapat, selama ini pengawasan tempat kos di Kota Solo masih sangat lemah. Pasalnya, masyarakat tidak dilibatkan dalam proses pendataannya. Disisi lain, kata Politikus PDIP tersebut, kegiatan di tempat kos yang disewakan juga sangat tertutup. Sehingga, dimanfaatkan penyewa kos untuk melakukan perbuatan menyimpang.

“Kalau dari pemilik kos sadar mentaati peraturan yang telah ditetapkan dalam Perda No.14 /2014 maka tempat kos tidak akan dibuat untuk tindakan mesum,” terang Hartanti.

Lebih lanjut, butuh kesadaran pemilik tempat kos supaya terhindar dari perbuatan menyimpang yang dilakukan di kamar-kamar kos. Setelah timbul kesadaran, maka barulah pihak Pemkot melalui Satpol PP atau Linmas melakukan penegakan terhadap Perda No.14/2014 tentang Penyelenggaraan Tempat Pemondokan.

“Setelah timbul kesadaran, baru Satpol PP dan Linmas menegakkan Perda yang telah dibuat,” terang Hartanti.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge