0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Berbahaya, Vaksin Sisa PIN di Sragen Dimusnahkan

PIN di Sragen, baru-baru ini (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen bakal memusnahkan vaksin polio yang telah kadaluwarsa. Vaksin ini merupakan sisa dari program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) 2016 yang belum lama ini digelar secara serentak.

“Selain karena kadaluwarsa, vaksin ini adalah jenis trivalent yang di dalamnya ada 1 vaksin yang berbahaya. Vaksin ini yang nanti akan kita musnahkan,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Sragen, Farid Anshori, Rabu (27/4).

Farid menjelaskan, selama ini vaksin yang diberikan pada imunisasi bentuknya masih trivalent. Vaksin ini dinilai berbahaya lantaran kalau digunakan, kemudian orang yang divaksin buang air besar di sungai bisa menyebar dan membahayakan

Menurut Farid, vaksin trivalent yang bakal dimusnahkan terebut nilainya Rp 2,8 juta. Ke depan vaksin jenis ini tidak akan digunakan lagi untuk imunisasi. Sebagai gantinya pemerintah telah menyiapkan vaksin bivalent yang tidak mengandung zat berbahaya.

“Vaksin polio yang lama, trivalent, akan diubah menjadi bivalent. Dalam vaksin itu ada 3 jenis kandungan, api ada 1 yang berbahaya, maka diubah menjadi bivalent,” jelasnya.

Pemusnahan vaksin trivalent rencananya akan dilakukan di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Jumat (29/4) pagi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge