0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Punya TPA Sampah, Begini Jawaban Bupati

timlo.net/aditya wijaya
Relawan peduli lingkungan tengah membersihkan tumpukan sampah di Pasar Induk Kota Klaten (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten tengah berupaya mencari solusi ketiadaan tempat pembuangan akhir (TPA) sementara. Pasalnya, sudah empat hari sejak Minggu (24/4), Klaten tidak memiliki lokasi pembuangan sampah.

“Ya, kita segera mencari solusi untuk mencari tempat yang benar-benar layak membuang sampah. Gemampir. Disitu Insya Allah enggak ada kendala,” ucap Bupati Klaten Sri Hartini, Rabu (27/4).

Bupati berharap lahan di Desa Gemampir, Kecamatan Karangnongko itu bisa menjadi solusi sementara. Sebab, proses di TPA Desa Troketon, Kecamatan Pedan, masih mematangkan detail enginerring design (DED) dan pembebasan lahan.

“Mudah-mudahan secepatnya bisa segera terlaksana. Karena DPU ESDM sudah melakukan pendekatan di Gemampir. Itu nanti sewa, dan kejadian di Karangdukuh (penolakan warga) mudah-mudahan tidak terulang di Troketon,” kata Sri Hartini.

Sementara Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Klaten, Purwanto Anggono Cipto mengungkapkan, Gemampir juga bakal diproyeksikan sebagai sebagai tempat pengolahan sampah, bukan pembuangan. Berdasarkan komunikasi dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan DPU ESDM, pihaknya sudah menyiapkan solusi untuk mengantisipasi pencemaran lingkungan.

“Jadi nanti ada alat semacam pampers bayi. Nanti lahannya akan dilapisi itu sebagai filter, kemudian cairan lindinya bisa ditampung dan disedot. Nah makanya ini direkayasa biar enggak tercemari, lalu dikaji, dites sumur air warga terkontaminasi atau enggak. Kalau terkontaminasi (Gemampir), ya kita hentikan,” ungkap Purwanto AC.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge