0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sensus Ekonomi, BPS Minta Pelaku Usaha Untuk Jujur

Asisten Bidang Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten Purwanto Anggono Cipto (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Ribuan petugas Sensus Ekonomi dari Biro Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Klaten siap diterjunkan mendata seluruh sektor usaha pada 1-31 Mei 2016. BPS meminta para pelaku usaha agar ‘welcome’ dan jujur saat didatangi 1.736 petugas sensus tersebut.

“Kejujuran yang diberikan pengusaha teramat penting karena jika ada kesalahan input data, maka simpulan untuk pengambilan keputusan pun bisa salah,” ujar Kepala BPS Klaten Ahmad Isbani, Rabu (27/4).

Dalam sosialisasi di Hotel Grand Tjokro, dikatakan, tujuan Sensus Ekonomi untuk mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi, kecuali sektor pertanian. Hal itu sebagai dasar membentuk landasan penyusunan kebijakan, perencanaan dan evaluasi pembangunan. Selain itu, bertujuan mengetahui karakteristik usaha di Indonesia dan mengetahui daya saing bisnis.

“Maka kami minta tidak terlalu takut dalam menjawab pertanyaan dari petugas kami. Karena untuk omzet tidak akan disampaikan kepada khalayak umum,” pinta Ahmad Isbani.

Berdasarkan data BPS, pelaksanaan sensus ekonomi 2016 mencapai 140.432 jumlah usaha dan menyerap 298.765 pekerja. Angka tersebut berasal dari sektor industri 3.821 unit, industri pengolahan 36.624, Listrik dan air minum 30, konstruksi 368, perdagangan hotel dan restoran 78.402, anggkutan dan komunikasi 5.699, keuangan 514 dan sektor jasa sebanyak 14.974 unit.

Sementara itu, Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Setda Klaten Purwanto Anggono Cipto menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016. Hal itu untuk mendukung pengembangan Klaten dalam bidang ekonomi daerah, berlandaskan ekonomi lokal.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge