0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Triwulan I, Serapan Anggaran Pemkot Solo Baru 13 Persen

dok.timlo.net/red
Plt Sekda Pemkot Solo, Rakhmat Sutomo (dok.timlo.net/red)

Solo — Serapan anggaran Pemerintah Kota Solo di triwulan pertama kurang dari 13 persen, jauh di bawah target yaitu 25 persen. Belum berjalannya proyek pembangunan fisik dituding sebagai penyebab minimnya angka serapan anggaran.

“Ini kan banyak yang masih lelang. Kita sudah instruksikan setiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) untuk mengejar keterlambatan dan meningkatkan kinerja,” kata Pelaksana Tugas Sekda Surakarta, Rakhmad Sutomo, Rabu (27/4).

Kondisi tersebut dirasakan merata di hampir seluruh SKPD. Beberapa dinilai lebih lamban dari yang lain. Sayangnya, ia enggan merinci SKPD mana yang memiliki serapan anggaran terendah. Dalam pertemuan yang digelar di Balai Tawang Arum, Kompleks Balai Kota Solo, Rabu (27/4) Setiap SKPD diminta mempresentasikan pencapaian dan kendala yang dihadapi selama triwulan pertama.

“Ini supaya memang bila ada kendala, kita bisa bantu. Jadi nanti di triwulan kedua bisa mencapai target 50 persen,” kata dia.

Ia mencontohkan, proses lelang di salah satu SKPD sempat terkendala adanya lelang penghapusan aset sehingga lelang pembangunan fisik harus tertunda. Pasalnya, pembangunan gedung baru direncanakan di atas gedung lama yang akan dirobohkan.

“Seperti ini kan harus ada lelang penghapusan aset. Kalau tidak ada yang mau membeli aset itu kan pembangunannya jadi ikut tertunda,” urainya.

Sementara itu, Bendahara Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA), Suyamto minimnya serapan anggaran di awal periode tidak bisa mencadi patokan kinerja SKPD. Bisa jadi satu SKPD memang menjadwalkan kegiatan atau pembangunan fisik di triwulan kedua atau ketiga.

“Selama masih sesuai jadwal, tidak ada masalah. Jangan sampai ini minta anggaran untuk bulan ini tapi malah tidak diambil. Padahal sudah kita siapkan,” tegasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge