0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pekerja Kereta Cepat yang Ditangkap Diduga Imigran Gelap

dok.merdeka.com
ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Tujuh pekerja pengerjaan proyek kereta cepat ditangkap petugas Patroli Pertahanan Pangkalan (Hanlan) Lanud Halim Perdanakusuma. Lima diantaranya diketahui berkewarganegaraan China, dan sisanya merupakan warga negara Indonesia (WNI).

Ketujuh orang tersebut dibekuk lantaran tak memiliki ijin untuk beraktivitas di kompleks Lanud.

Dalam pemeriksaan, TNI AU mengundang staf dari Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, Waloejo untuk melakukan pemeriksaan lebih mendalam. Sebab, kelima WN China tersebut tidak dapat menunjukkan identitas maupun paspor kepada petugas.

“Bapak Waloejo menyampaikan bahwa tindakan orang asing tersebut merupakan perbuatan ilegal karena telah masuk ke kawasan militer tanpa izin dan tidak dilengkapi identitas Paspor,” ungkap Danlanud Kolonel Pnb Sri Mulyo Handoko, Rabu (27/4).

TNI AU langsung menyerahkan seluruhnya kepada petugas Imigrasi. Tak hanya itu, seluruh barang bukti yang sempat disita juga ikut diserahkan.

“Selanjutnya kelima WN China tersebut dibawa ke kantor Imigrasi kelas I Jakarta Timur untuk dilakukan penahanan,” lanjutnya.

Berikut identitas kelima WN China dan dua WNI yang ditangkap TNI AU:

1. Guo Lin Zhong, tukang bor dan administrasi;
2. Wang Jun, administrasi dan peneliti;
3. Zhu Huafeng, teknisi mesin;
4. Cheng Qianwu, teknisi mesin;
5. Xie Wuming, teknisi mesin;
7. Yohanes Adi, sopir PT GCM; dan,
8. Ikfan Kusnadi, penerjemah PT GCM.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge