0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan Bakal Pertemukan SMK Negeri dan Swasta

Kegiatan belajar mengajar di sebuah SMK negeri di Sragen (dok.timlo.net.agung widodo)

Sragen — Pemecahan masalah antara SMK negeri dan SMK swasta di Kabupaten Sragen terkait kuota penerimaan siswa masih terus diupayakan. Pihak DPRD Sragen akan mengadakan audiensi dengan kedua belah pihak, termasuk dengan Dinas Pendidikan (Disdik) sebelum pembukaan Peneriman Pendaftaran Siswa Didik Baru (PPDB).

”Sudah saya komunikasikan dengan kedua belah pihak, termasuk dengan pihak dinas pendidikan,” kata Ketua Komisi IV DPRD Sragen, Suhardjo, Selasa (26/4).

Suhardjo menyatakan, untuk mempertemukan semua pihak, pihaknya masih mencari waktu yang tepat. Pasalnya mendekati pelantikan bupati/wakil bupati terpilih, banyak agenda yang harus diselesaikan.

”Kita akan bertemu dengan dinas, SMK negeri dan SMK Swasta setelah Pelantikan Bupati, rencananya minggu ini namun ternyata jadwal padat,” terangnya.

Sementara perwakilan Forum Komunikasi Kepala SMK Swasta Kabupaten Sragen, Suhadi menyampaikan pada Rabu (27/4) ini akan bertemu untuk membahas masalah tersebut di Dinas Pendidikan.

Dia berharap ada penataan ulang, termasuk pada bagian kepegawaian. Agar dalam pembagian dan kuota jumlah siswa tidak sampai timpang antara sekolah negeri dan sekolah swasta.

”Sepertinya akan ada penataan ulang di kepegawaian di beberapa daerah di Jateng, termasuk Sragen juga supaya tidak ada ketimpangan,” ujar Suhadi.

Sementara Sekretaris Disdik Sragen, Suwardi membantah terkait ketimpangan kualitas antara SMK negeri dan SMK swasta. Menurutnya, ada sekolah swasta yang bagus. Namun  ada juga sekolah swasta yang memang masih perlu ditingkatkan.

”Sebenarnya kualitas sekolah swasta tidak kalah dari sekolah negeri. Bahkan ada pula sekolah swasta yang jauh  mampu bersaing denga sekolah negeri,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge