0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perangkat Desa Berbuat Mesum, Ini Sanksi dari Warga

merdeka.com
Ilustrasi Razia Pasangan Mesum (merdeka.com)

Sragen – Pemerintah Desa Gading, Kecamatan Tanon telah mengadakan rapat bersama Badan Perwakilan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat setempat terkait perbuatan asusila yang dilakukan dua orang perangkat desanya. Keduanya telah diberikan sanksi sosial berupa dikeluarkan dari perkumpulan warga.

”Sanksi sosial juga telah diberikan terhadap Sekdes di lingkungan kampungnya yakni dikeluarkan dari aktivitas kegiatan kampung,” kata Jogoboyo Desa Gading, Haryono, Selasa (26/4).

Pihaknya memang mendapatkan laporan dari karang taruna tentang perbuatan dua orang perangkat Desa Gading yang melakuan tindakan asusila. Perbuatan itu dilakukan pada Sabtu (23/4) dini hari lalu sekitar pukul 02.30 WIB di tengah sawah Dukuh Dulas. Dengan adanya laporan warga, pihak desa melakukan rapat terbuka dan menjatuhkan sanksi sosial pada Sekdes setempat, Suk (50) dan Kaur Pembantu Sds (40) yang berstatus janda.

Kepala Desa Gading, Sri Utami mengatakan, dari hasil rapat desa memang memutuskan adanya sanksi dan sudah dilaporkan ke Camat Tanon, Inspektorat Wilayah Kabupaten (Itwilkab) Sragen serta Badan Kepegawaian daerah (BKD).

”Meskipun ada perdamaian, namun tetap harus ada laporan karena Sekdes yang bersangkutan PNS dan di bawah binaan camat,” katanya.

Tersait sanksi, pihaknya menyerahkan pada BKD dan Inspektorat. Namun warga meminta Sekdes tersebut untuk dimutasi. Sedangkan Kaur pembantu diberhentikan dari tugasnya di kantor Desa Gading.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge