0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Solo Ajukan Dua Fly Over

dok.timlo.net/heru murdhani
Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo – Pemerintah Kota Solo berencana membangun jembatan layang (flyover)di dua titik untuk mengatasi masalah kemacetan di persimpangan sebidang. Kebutuhan terhadap flyover tersebut dirasa mendesak berdasarkan kajian lalu lintas yang dilakukan Pemerintah Provinsi beberapa waktu lalu.

“Kami mengusulkan ke Kementrian Perhubungan (Kemenhub) untuk membangun dua fly over tahun ini. Karena lalu lintas di Solo sekarang sudah padat sekali,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, (26/4).

Dua titik yang diusulkan adalah perlintasan rel kereta api Purwosari di Jalan Slamet Riyadi dan Hotel Agas di Jalan dr Moewardi. Perlintasan kereta tersebut dirasa rawan kecelakaan lantaran berdekatan dengan persimpangan lain. Selain itu, dua titik tersebut sering mengalami kemacetan di jam-jam sibuk.

“Pembuatan Detailed Engineering Design (DED) bisa dilakukan Pemerintah Pemkot atau Kemenhub,” terangnya.

Sebelumnya, Pemkot Solo mengajukan pembangunan underpass di Purwosari kepada Kemenhub. Bahkan DED untuk underpass tersebut sudah jadi dan siap dilaksanakan. Namun karena biaya yang terlalu mahal, rencana tersebut terpaksa batal.

“Ini kita ajukan lagi tapi fly over. Biaya perawatan fly over lebih murah daripada underpass,” kata pria yang akrab disapa Rudy itu.

Ia menambahkan, fly over memiliki kelebihan tidak perlu membebaskan lahan. Selain itu, desain fly over tidak akan mengalami kendala banjir seperti sering terjadi di underpass makam haji dan viaduct Gilingan setiap musim hujan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge