0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dinkes Boyolali Musnahkan 857 Botol Vaksin Sisa PIN

dok.timlo.net/nanin
Dinkes Boyolali musnahkan 857 botol vaksin sisa PIN (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Dinas Kesehatan Boyolali memusnahkan 857 botol vaksin sisa Pekan Imunisasi Nasional (PIN) bulan Maret kemarin. Pemusnahan dilakukan dengan mencampurkan vaksin dengan larutan klorin. Selain vaksin, botol kemasan vaksin juga dimusnahkan. Karena masuk dalam bahan berbahaya beracun.

“Semua harus dimusnahkan, karena bila terkontaminasi dengan udara bisa menyebarkan virus polio,” kata Kasi Pencegahan Penyakit Dinkes Boyolali, Muh Nurhuda, Selasa (26/4).

Sementara untuk pemusnahan vaksin sendiri dilakukan dengan ekstra hati-hati. Petugas harus mengenakan sarung tangan dan masker. Botol vaksin dibuka dan cairan dimasukkan ke dalam larutan klorin. Campuran klorin dan vaksin tersebut kemudian didiamkan kurang lebih 30 menit untuk mematikan virus, baru kemudian bisa dibuang ke dalam lubang.

“Pemusanahanya harus sesuai dengan instruksi Menkes,” tambah Nurhuda.

Sebanyak 857 vaksin yang dimusnahkan merupakan sisa PIN Maret kemarin yang ditarik dari seluruh Puskesmas dan rumah sakit. Penarikan vaksin jenis TOPV atau oral ini dikarenakan akan menggunakan vaksin jenis injeksi BOPV.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge