0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Klaten Darurat TPA, Sudah Tiga Hari Truk Sampah Tak Beroperasi

dok.timlo.net/aditya wijaya
Kondisi garasi truk sampah di kantor UPTD Pengelolaan Sampah dan Limbah Klaten di Jalan Bypass Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Belasan dump truck terparkir di garasi UPTD Pengelolaan Sampah dan Limbah Klaten di Jalan Bypass Klaten. Tidak ada aktivitas pengangkutan maupun pembuangan sampah seperti hari biasanya.

“Ini sudah tiga hari truknya enggak ngangkut sampah, Mas,” ujar salah seorang petugas UPTD Pengelolaan Sampah dan Limbah Klaten yang enggan disebutkan namanya, Selasa (26/4).

Menurut dia, sejak Minggu (24/4) lalu, berhembus kabar adanya penolakan warga terhadap penggunaan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah sementara di Desa Karangdukuh, Kecamatan Jogonalan. Sehingga pimpinan (DPU ESDM) memutuskan menghentikan sementara proses mengangkut sampah.

“Jadi sudah ancang-ancang. Lalu esok harinya (Senin, 25/4), penolakan itu benar adanya. Warga Karangdukuh melakukan pemblokiran jalan menuju TPA. Kami pun kembali libur ngangkuti sampah. Ini pimpinan juga belum memberikan instruksi untuk kembali kerja,” tutur pria paruh baya yang sudah empat tahun bertugas di depo alat berat dan truk sampah ini.

Informasi yang dihimpun Timlo.net menyebutkan, DPU ESDM Klaten memiliki 21 armada truk sampah terdiri dari 14 dump truck dan tujuh unit pick up. Armada tersebut mengangkut sampah dari 26 kecamatan yang ada di Klaten untuk dibuang ke TPA.

Namun demikian, sejak Senin (18/4), TPA di Desa Joho, Kecamatan Prambanan sudah habis masa sewanya. Kemudian, selama satu tahun DPU ESDM Klaten berencana menyewa TPA Karangdukuh, tapi baru sepekan digunakan, Selasa – Minggu (19-24), warga sudah menolaknya. Kini Klaten tidak mempunyai TPA sampah sementara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge